Rabu , 07 October 2015, 11:01 WIB

Peningkatan Bisnis Daring Bisa Jadi Solusi Masalah PHK

Rep: Qommarria Rostanti/ Red: Nur Aini
ecommerce
ecommerce

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah didorong segera meluncurkan roadmap perdagangan elektronik (e-commerce) atau bisnis daring. Lahirnya roadmap ini dinilai dapat menjadi semacam paket kebijakan berharga bagi kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) sekaligus solusi di tengah maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia. 

Menjadikan bisnis daring dan UKM sebagai salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia dinilai bukan hal mustahil. "Karakteristik masyarakat Indonesia juga sangat terbuka terhadap kemajuan teknologi. Untuk itu lahirnya roadmap e-commerce ini menjadi hal yang sudah sangat dinantikan," ujar pendiri sekaligus CEO IndoSterling Capital, William Henley kepada Republika.co.id Rabu (7/10).

Hadirnya roadmap ini juga memiliki nilai strategis untuk menyambut hadirnya ajang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada penghujung tahun ini. Menurut dia, peta jalan bisnis daring seharusnya bisa menjadi panduan yang bersifat luwes dan jeli untuk membaca kekuatan di dalam negeri maupun pasar di kawasan ASEAN. '"Tujuan akhirnya bagaimana bisa mendorong UKM Indonesia bisa lebih ekspansif dalam melakukan usahanya," ujar William.

Saat kini terdapat 56,6 juta UKM di Indonesia yang bisa dikerahkan menjadi bagian dari bisnis daring. Menurut dia hal ini bisa menjadi faktor terbesar dari cikal bakal bisnis berbasis online. UKM justru berpotensi paling awal membentuk ekosistem bisnis daring. Kebutuhan untuk bahan baku dan operasional berbagai bidang bisnis UKM bisa dipertemukan di dalamnya. "Dengan asumsi jumlah 56,6 juta UKM potensial itu saja, tentunya hal tersebut sudah lebih dari cukup menjadi pondasi yang kuat," kata dia.

Dalam kondisi melambatnya perekonomian seperti saat ini, bisnis daring dinilai justru banyak bermunculan. ''Menurut saya, ini bisa menjadi solusi atas sekian banyaknya PHK di pabrik, di pertambangan, di berbagai industri besar yang sudah terlebih dahulu berjaya di negara ini," ujar William.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara menyampaikan roadmap e-commerce masih dalam tahap finalisasi. Ia menargetkan sebelum akhir tahun peta jalan ini sudah dapat dirilis.