Senin , 19 Desember 2016, 22:06 WIB

Pengembang Perumahan Tingkatkan Profesionalisme

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Citra Listya Rini
Republika
Perumahan yang baru dibuat
Perumahan yang baru dibuat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  --  Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah bertekad meningkatkan profesionalisme organisasi dengan program berbasis teknologi informasi. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja dan memudahkan anggota bertukar informasi permasalahan yang dihadapi.

"Di antaranya bidang perizinan, pemasaran, manajemen properti, perbankan, tertib administrasi keanggotaan dan sertifikasi pengembang," kata Junaidi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (19/12).

Sinergi Apersi dan pemerintah juga perlu ditingkatkan. Persoalan perumahan rakyat merupakan masalah dan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kerja sama banyak pihak untuk mengatasinya. "Kalau saya  bisa katakan secara pribadi wajib hukumnya merumahkan rakyat. Itu tentunya dibutuhkan kerja sama yang lebih baik antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan masyarakat itu sendiri," kata dia

Persoalan yang kerap muncul di antaranya adalah selisih pasokan dan permintaan rumah. Solusinya adalah perlu data, rumusan, dan kriteria yang jelas. Persoalan ini terjadi karena masalah pendapatan terutama masyarakat berpenghasilan rendah tidak meningkat.

Menurut Junaidi, pendapatan masyarakat tidak sebanding dengan harga rumah yang melonjak. Dia menyatakan harus ada pola subsidi yang tepat.

Apersi lebih fokus pada rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Junaidi optimis bisa menyukseskan penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Tak lupa, Junaidi mengusulkan kepada pemerintah agar memberikan perhatian dan ruang lebih kepada masyarakat  berpenghasilan tidak tetap.‎

Junaidi juga berjanji menuntaskan masalah dan kendala bagi pengembang di daerah untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakat.

Junaidi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Apersi pada Munas kelima di Jakarta, pekan lalu. Dia menggantikan Eddy Ganefo yang kini menjabat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri.

Pengusaha properti yang sukses di Jawa dan Kalimantan itu sebelumnya juga didukung oleh DPD Apersi Kalbar untuk maju sebagai Ketum DPP Apersi.  Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, ini, mengatakan, sudah menyiapkan berbagai program unggulan untuk membawa Apersi lebih baik ke depan.