REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan terimakasihnya kepada para wajib pajak yang patuh dan disiplin.
"Saya ucapkan terima kasih kepada wajib pajak yang telah memberikan contoh untuk menjadi wajib pajak yang patuh dan disiplin," tutur Presiden.
Presiden menyampaikan hal itu ketika bersama Wakil Presiden, ketua lembaga tinggi negara dan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi tahun pajak 2012 di kantor Kementerian Keuangan, Kamis (21/3).
Presiden menambahkan kegiatan yang dilakukannya bukanlah seremonial belaka, melainkan gerakan yang nyata. Oleh karena itu, Presiden berharap penyampaian SPT secara benar-benar disampaikan oleh wajib pajak di seluruh Indonesia.
"Rakyat akan senang kalau wajib pajak penuhi kewajibannya," ujar Presiden. Setelah menyampaikan sambutannya, Presiden memasukkan berkas SPT ke dalam drop box yang tersedia di mimbar Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I, komplek Kemenkeu.
Presiden didampingi Menteri Keuangan dan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Fuad Rahmany. Berturut-turut, memasukkan berkas SPT ke dalam drop box dilakukan oleh Wakil Presiden, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas.
Setelah itu, disusul Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD serta segenap anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.
Menteri Keuangan Agus Dermawan Wintarto Martowardojo menyatakan dalam memberikan pelayanan yang prima kepada wajib pajak, Ditjen Pajak memberikan kemudahan kepada wajib pajak untuk menyerahkan SPT tahunan melalui penyediaan drop box di sejumlah lokasi strategis di wilayah Indonesia.
Bahkan untuk wajib pajak yang sibuk, kata Agus, bisa melaporkan SPT tahunan di mana pun melalui fasilitas efiling di www.pajak.go.id. "Semua kemudahan ini untuk mendorong wajib pajak memenuhi kewajiban perpajakan," kata Agus.
n