Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Bakrieland Undur Pembayaran Obligasi

Minggu, 10 Maret 2013, 21:17 WIB
Komentar : 0
bakrieland

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARATA -- PT Bakrieland Development Tbk menyatakan perseroan belum dapat memenuhi pembayaran obligasi I Bakrieland Development 2008 Seri B. Obligasi senilai Rp 280 miliar tersebut akan jatuh tempo pada Senin (11/3).

Sekretaris Perusahaan Kurniawati Budiman mengungkapkan keterlambatan terjadi akibat adanya program divestasi yang sedang diusahakan perseroan. "Rencana refinancing yang diusahakan perseroan juga belum didapat karena posisi leverage perseroan masih tinggi," ujar Kurniawati dalam keterbukaan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), akhir pekan lalu.

Tingginya leverage perseroan, lanjut Kurnia, disebabkan oleh belum selesainya divestasi unit jalan tol yang dimiliki. Perseroan akhir tahun lalu melakukan divestasi aset jalan tol untuk memperbaiki kinerja keuangan 2013.

Perseroan mengupayakan pelunasan pokok obligasi dan pembayaran bunga obligasi pada 11 Maret atau selambat-lambatnya dibayar pada Kamis (14/3). Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu saham emiten ELTY turun 1,82 persen menjadi Rp 54.

Sebelumnya pemeringkat efek PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat obligasi Bakrieland dari idB menjadi idCCC. Penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya kekhawatiran terkait tekanan likuiditas perusahaan untuk melunasi obligasi tersebut.

Perseroan baru mengalokasikan dana sebesar Rp 160 miliar untuk pelunasan obligasi. "Sisanya yang Rp 120 miliar masih menunggu hasil divestasi aset," ujar analis Pefindo Vonny Widjadja, pekan lalu.


Reporter : Friska Yolandha
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
1.093 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda