Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Menkeu: Kuota BBM Bisa Bengkak Jadi 53 Juta Kiloliter

Kamis, 07 Maret 2013, 18:41 WIB
Komentar : 0
Sejumlah kendaraan antre mengisi bahan bakar jenis pertamax akibat habisnya BBM bersubsidi di salah satu SPBU di jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Senin (26/11). (Republika/Agung Fatma Putra)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bisa mencapai angka 53 juta kiloliter pada 2013 apabila tidak ada kebijakan memadai untuk mengendalikan konsumsinya.

"Dengan kondisi seperti sekarang dan tidak ada kebijakan yang kita lakukan, bisa meningkat antara 48 juta--53 juta kl," ujarnya di Jakarta, Kamis.

Agus mengatakan bahwa kondisi tersebut dapat membuat pos anggaran belanja subsidi energi dapat meningkat lebih tinggi dari yang telah ditetapkan dalam APBN 2013 sebesar Rp274,7 triliun dan menganggu kesehatan fiskal.

"Tentu akan membuat pos subsidi energi menjadi besar sekali, ini masih dalam kajian pemerintah untuk menjaga kesehatan fiskal kita," ujarnya.

Namun, Agus memastikan pemerintah belum akan mengajukan APBN Perubahan meskipun beberapa indikator makro dan belanja subsidi mulai menunjukkan ketidaksesuaian dibandingkan kondisi sewaktu penyusunan APBN dilakukan.

"Sementara ini masih dalam taraf melakukan monitoring dan analisis, belum ada satu kesimpulan yang bisa kita sampaikan ke publik," ujarnya.

Berdasarkan data per Desember 2012, belanja subsidi energi yang ditetapkan sebesar Rp202,4 triliun, dalam realisasinya melebihi pagu hingga mencapai Rp306,5 trilliun atau kelebihan 151,5 persen.

Dari realisasi tersebut, belanja subsidi BBM tercatat sebesar Rp 211,9 triliun atau melebihi pagu Rp 137,5 triliun (154,2 persen) dan subsidi listrik mencapai Rp9 4,6 triliun atau melebihi pagu Rp 65 triliun (145,6 persen).

Volume BBM bersubsidi yang ditetapkan sebesar 40 juta kl pada 2012, dalam kenyataan konsumsinya mencapai 45,2 juta kl akibat kebijakan pengendalian yang kurang berhasil.

Pemerintah dalam APBN 2013 memberikan pagu belanja subsidi energi sebesar Rp 274,7 triliun dengan perincian subsidi BBM Rp 193,8 triliun dan subsidi listrik Rp 80,9 triliun dengan volume sebesar 46 juta kl.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
822 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...