Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ditjen Pajak Minta Tambah Pegawai, Kemenpan dan RB: Sudah Banyak

Jumat, 01 Maret 2013, 04:54 WIB
Komentar : 0
ditjen pajak
ditjen pajak

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku telah berulang kali mengusulkan adanya penambahan pegawai pajak.

Namun, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) menilai jumlah pegawai pajak saat ini telah cukup banyak.

"Langsung dibilang zero growth. Dia (Kemenpan dan RB) tidak melihat adanya kebutuhan (pegawai pajak) di masa mendatang," tutur Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kemenkeu Kismantoro Petrus.

Hal itu disampaikan dia kepada wartawan dalam media gathering di Kampung Sampireun, Garut, Kamis (28/2) malam. Menurut Kismantoro, Ditjen Pajak di mata Kemenpan dan RB memiliki posisi yang sama seperti Kementerian/ Lembaga (K/L) lainnya dalam pemerintahan.  

Kemenpan dan RB, kata Kismantoro, telah memiliki template untuk seluruh K/L. Misalnya untuk posisi direktur maksimal diisi dua orang dan Kepala Sub Direktorat tiga orang. "Kontrolnya sama untuk semua K/ L," ujarnya.

Lebih lanjut, Kismantoro mengatakan untuk tahun ini, Ditjen Pajak diperkenankan untuk menambah 5.400 pegawai baru. Dari jumlah itu, sebanyak 1.691 tersedia dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) melalui program DI dan D3.  

Sedangkan sisanya sebanyak 3.709 pegawai akan dicari dari sejumlah institusi seperti universitas. Dalam kesempatan yang sama, Kismantoro menyebut keterbatasan petugas di lapangan tidak dapat diatasi dengan menyertakan petugas sensus Badan Pusat Statistik (BPS).  

Hal tersebut disebabkan data yang telah diberikan masyarakat kepada petugas sensus BPS tidak dapat digunakan untuk menghitung perpajakan. "Mereka terikat UU Statistik sehingga sulit dikawinkan antara keduanya. Sama saja seperti air dan minyak," ujar Kismantoro.  

Undang-undang yang dimaksud adalah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Reporter : Muhammad Iqbal
Redaktur : Djibril Muhammad
4.684 reads
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...