Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

BNI Target Pertumbuhan Kartu Kredit 30 Persen

Jumat, 08 Februari 2013, 13:16 WIB
Komentar : 0
rbumiya.blogspot.com
Kartu kredit, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Negara Indonesia (BNI) menarget bisa mendongkrak transaksi kartu kredit hingga 30 persen pada 2013. Tahun lalu, transaksi kartu kredit meningkat 35 persen dengan nilai transaksi mencapai Rp 17,9 triliun.

General Manager Kartu Pembanyaran BNI, Dodit Wiweko Probojakti mengatakan aset kartu kredit telah mencapai Rp 5 triliun, dengan pertumbuhan 24 persen pada 2012. Jumlah kartu kredit yang diterbitkan telah mencapai 1,7 juta unit. "Kami menarget transaksi kartu kredit bisa meningkat 30 persen dengan pertumbuhan aset 22 persen tahun ini, " ungkapnya di Jakarta, Jumat (8/2).

Peningkatan kartu kredit terjadi, kata Dodit, lantaran pihaknya memilih partner kerjasama yang tepat. Salah satu partner kerjasama itu dengan menggandeng klub sepakbola Inggris, Chelsea untuk co-branding kartu pembayaran.

"Program kami juga konsisten dan berkelanjutan serta analisis data harus tepat untuk mengikuti perilaku konsumen, " terangnya. Bunga kartu kredit di BNI dipatok 35,4 persen per tahun.

Selain kartu kredit, BNI akan mendongkrak bisnis kartu debet yang telah mencapai 9,6 juta unit pada 2012. Transaksi debet pada 2012, kata Dodit naik hingga 49 persen dengan nilai transaksi Rp 4,7 triliun. "Lima tahun lagi saya yakin nilai transaksi kartu debet bisa menyalip kartu kredit  karena potensi debet ini besar, " ujarnya.

Pertumbuhan transaksi kartu debet tersebut, kata Dodit telah melampui industri yang hanya tumbuh 36 persen. Dodit mengaku pihaknya juga akan fokus pemasaran di wilayah luar Jakarta. "Jumlah kartu di Jakarta itu hanya 40 persen, sisanya yang 60 persen ada di luar Jakarta, " terangnya.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Nidia Zuraya
1.039 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda