Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Transaksi Valas Diberi Quotasi, BI Jamin Likuiditas Cukup

Kamis, 07 Februari 2013, 23:15 WIB
Komentar : 0
Transaksi valas -ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menjamin likuiditas valas cukup untuk perdagangan per hari ataupun berjangka di bank devisa dalam negeri. Hal itu dijamin setelah BI akan meminta bank menentukan quotasi atau harga dalam transaksi valas harian dan berjangka.

"Stabilitas rupiah itu bisa dipengaruhi faktor likuiditas cukup. Ada transaksi jual dan ada yang beli. Itu kita jamin," ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Halim Alamsyah, di Jakarta, Kamis (7/2).

Halim mengatakan penentuan kurs di bank devisa harus kredibel. "NDF (transaksi valas di luar negeri) regional  yang terjadi, proses penentuan kursnya tidak kredibel," ungkap dia. 

Lantaran hal itu, BI akan memberikan garis besar pembuatan quotasi transaksi. "BI akan buat guideline, bukan aturan. Guideline cara lakukan quotasi," ungkap Halim.

Halim mengungkapkan penyelesaian transaksi devisa berjangka di Indonesia menggunakan transaksi harian (spot). Karena itu, pemberian quotasi transaksi diberikan untuk harian, namun termasuk untuk perdagangan berjangka (forward).

Sebelumnya, BI melarang bank nasional mengacu quotasi transaksi valas di luar negeri (NDF). Hal ini lantaran perdagangan NDF bersifat spekulatif. "NDF di Singapura tengah dalam proses penyelidikan. Dari informasi yang diterima BI, kemungkinan itu (NDF) tidak akan digunakan lagi," ujar Halim.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Djibril Muhammad
935 reads
Hai Bani Israil, ingatlah akan nimat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS. Al-Baqarah [2]:122)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...