Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

BI akan Atur Quotasi Transaksi Valas Bank

Kamis, 07 Februari 2013, 22:59 WIB
Komentar : 0
Republika/Wihdan Hidayat
Bank Indonesia as central bank must restrict the location of foreign bank offices. (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) akan memberikan garis besar quotasi atau penentuan harga dalam transaksi valas di bank devisa lokal. Sedikitnya, ada 30 bank yang harus menentukan quotasi transaksi valas per hari. 

"Kami akan beri kesempatan bagi bank buat quotasi transaksi kurs dolar untuk per hari, yang juga untuk forward (perdagangan berjangka)," ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia, Halim Alamsyah, di Jakarta, Kamis (7/2). 

Halim mengatakan saat ini ada 30 bank devisa yang aktif transaksi devisa. BI akan meminta asosiasi perbankan untuk memberikan quotasi perdagangan valas di Indonesia.

Quotasi itu akan digunakan untuk perdagangan per hari ataupun berdagangan berjangka. "Kita akan tanya siapa yang bersedia. Nanti akan di-approved," ungkapnya.

Pemberian quotasi perdagangan valas atau devisa per hari bagi bank tersebut untuk menjaga stabilitas rupiah. "Bank kita akan miliki quotasi transaksi valas, akan digunakan bank baik utk transaksi hari ini dan berjangka. Soal kestabilan rupiah itu memang tugas BI dalam menjaganya," terang Halim.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Djibril Muhammad
691 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...