Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ramadhan, BCA Siapkan Dana Rp 47 Triliun

Kamis, 19 Juli 2012, 00:43 WIB
Komentar : 0
jurnalberita.com
ATM BCA (ilustrasi)
ATM BCA (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyiapkan dana sebesar Rp 47 triliun yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai menjelang Idul Fitri 1433 H.

"Untuk Jabodetabek disiapkan kira-kira Rp21 triliun, sedangkan di luar Jabodetabek sekitar Rp 26 triliun," kata Direktur Utama BCA, Jahja Setiaatmadja dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, jumlah uang tunai yang disiapkan menjelang Idul Fitri 1433 H ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Sementara itu terkait kinerja perusahaan, pada kuartal I 2012 BCA meraih laba Rp 2,3 triliun atau meningkat 14,3 persen dibanding periode yang sama 2011. Sedangkan pendapatan bunga bersih pada periode tersebut tumbuh 16,1 persen menjadi Rp 4,5 triliun yang didukung pertumbuhan portofolio kredit.

Dana pihak ketiga BCA tumbuh 21,5 persen (year on year/YoY) menjadi Rp 335,2 triliun. Saldo giro BCA meningkat 22,0 persen (YoY) menjadi Rp 80,1 triliun, saldo tabungan tumbuh 21,8 persen (YoY) menjadi Rp 177,4 triliun serta saldo deposito meningkat 20,4 persen (YoY) menjadi Rp 77,7 triliun.

BCA mempertahankan komposisi dana pihak ketiga dengan rekening transaksional (tabungan dan giro) berkontribusi sebesar 76,8 persen terhadap seluruh dana pihak ketiga, dengan dana cadangan sebesar Rp 78,9 triliun.

Hingga kuartal I 2012, portofolio kredit BCA secara keseluruhan tumbuh sebesar 39,2 persen (YoY) menjadi Rp 209,2 triliun. Sedangkan kredit korporasi tumbuh 43,4 persen menjadi Rp 74,8 triliun (YoY) yang didukung oleh permintaan kredit di sektor jasa keuangan, rokok dan tembakau, serta minyak nabati dan hewani.

Kredit komersial dan usaha kecil menengah (UKM) juga meningkat yaitu sebesar 36,3 persen YoY menjadi Rp 81,1 triliun.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...