Thursday, 4 Syawwal 1435 / 31 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

BI Siapkan Akses Masyarakat ke Sektor Keuangan

Wednesday, 27 June 2012, 22:53 WIB
Komentar : 0
Wihdan Hidayat/Republika
 Gedung Bank Indonesia
Gedung Bank Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia siap menerbitkan sejumlah kebijakan mengenai keuangan inklusif (financial inclusion) yang bertujuan membuka akses masyarakat seluas-luasnya ke sektor keuangan dan perbankan. Direktur Humas Bank Indonesia Difi A Johansyah di Jakarta, Rabu (27/6) mengatakan bahwa kebijakan yang disiapkan, antara lain mengenai branchless banking yang merupakan kebijakan untuk memperluas jangkauan bank dalam memberikan jasa keuangan.

Kemudian edukasi keuangan yang merupakan kebijakan untuk meningkatkan pelajaran keuangan sehingga masyarakat dapat memanfaatkan produk dan jasa keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Selanjutnya adalah kebijakan "start Up Kredit", yang merupakan upaya untuk mencipatakan produk dan jasa perbankan yang sesuai dengan kebutuhan pengusaha pemula.

Selain itu juga kebijakan, Financial Identity Number (FIN), yang merupakan penyusunan nomer induk keuangan yang mencakup masyarakat yg sama sekali belum pernah berhubungan dengan bank (strictly unbanked people), masyarakat yang pernah terhubung dengan bank (partially unbanked), maupun masyarakat yang sudah terhubung dengan bank (fully banked).

Sebelumnya, Wakil Presiden Boediono, membuka secara resmi Pekan Kegiatan Keuangan Inklusif dan mencanangkan setiap hari RABU pada awal bulan sebagai hari RAjin menaBUng. Pencanangan dilakukan untuk meningkatkan budaya menabung di masyarakat serta sebagai kelanjutan dari Gerakan Indonesia Menabung yang sebelumnya telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia pada bulan Februari 2010.

Pekan Kegiatan Keuangan Inklusif merupakan kegiatan yang dilaksanakan Bank Indonesia bekerja sama dengan kementerian terkait serta Perbanas dan akan berlangsung mulai 27 Juni hingga 1 Juli 2012 di Jakarta Convention Center (JCC).

Kegiatan itu merupakan salah satu sarana untuk memperluas akses layanan keuangan secara merata bagi seluruh lapisan masyarakat dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, pengurangan kemiskinan, dan ketidakmerataan pendapatan di Indonesia.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
ISIS Luncurkan Video Ajakan Jihad
 JAKARTA -- Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS meluncurkan video dengan maksud meminta dukungan kepada warga Indoensia. Dalam video yang diunggah ke youtube tersebut,...