Senin , 24 July 2017, 13:07 WIB

Semen Indonesia Ajak 20 Siswa Mengenal Nusantara di Papua

Rep: Bowo Priadi/ Red: Dwi Murdaningsih
semen indonesia
Sejumlah siswa peserta Program 'Siswa Mengenal Nusantara' mengikuti salah satu kegiatan di Jayapura, Ahad (23/7). Sebanyak 20 siswa berprestasi asal Provinsi Sulawesi Utara akan mengikuti kegiatan yang digelar PT Semen Indonesia ini selama sepekan.
Sejumlah siswa peserta Program 'Siswa Mengenal Nusantara' mengikuti salah satu kegiatan di Jayapura, Ahad (23/7). Sebanyak 20 siswa berprestasi asal Provinsi Sulawesi Utara akan mengikuti kegiatan yang digelar PT Semen Indonesia ini selama sepekan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA--Sebanyak 20 Siswa SMA/SMK/SLB berprestasi dari Provinsi Sulawesi Utara mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara yang diselenggarakan oleh Semen Indonesia dalam Program BUMN Hadir untuk Negeri.

Selama sepekan, mereka akan mengikuti sejumlah program untuk mengenal berbagai tempat bersejarah dan edukasi, dalam acara yang diinisiasi PT Semen Indonesia bersama Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Bhanda Ghara Reksa (BGR) ini.

Direktur SDM dan Hukum PT Semen Indonesia, Agung Yunanto mengatakan, program BUMN Hadir untuk Negeri ini menyasar seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai kegiatan, tak terkecuali para siswa yang duduk di bangku sekolah. Semen Indonesia menggelar program 'Siswa Mengenal Nusantara' melalui kegiatan pertukaran pelajar SMA/SMK/SLB antar provinsi, bagi siswa beprestasi.

Para peserta selama satu pekan akan mengikuti program untuk mengenal Provinsi Papua dengan berkunjung ke berbagai tempat sejarah dan edukasi. Sebaliknya, 31 siswa dan tiga orang pendamping SMA/SMK /SLB dari Provinsi Papua akan mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara. Hal ini bertujuan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini.

"Khususnya tentang keragaman kekayaan Nusantara dan potensi daerah melalui interaksi langsung siswa dengan pemerintah dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi,” kata dia.

Agung juga menyampaikan, untuk program yang diikuti 20 pelajar dari Provinsi Sulawesi Utara ini telah dimulai sejak Sabtu (22/7), ditandai penyematan atribut Program “Siswa Mengenal Nusantara” Kepala Biro Otonomi Khusus, Haryoko Rumaropen, mewakili Gubernur Papua, di Hotel Horison Jayapura.

Kegiatan siswa dari Sulawesi Utara selama sepekan di Jayapura diantaranya adalah  mengunjungi Danau Sentani, mempelajari proses pembuatan motif batik Port Numbay dan melihat proses pembuatan garam oleh suku Dani.

Para siswa juga akan melaksanakan Bakar batu bersama siswa- siswi SMA 1 Wamena, melihat bagaimana cara memelihara lebah sampai menghasilkan madu, mengenal dan melihat tugu perbatasan RI dan Papua Nugini di Merauke, serta mengunjungi sekolah unggulan SMU 4 Jayapura.
 
Melalui pertukaran pelajar ini perusahaan berkomitmen menumbuhkan dan memupuk rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air pada generasi muda khusunya siswa sekolah. Selain itu menumbuhkan kesadaran bahwa keragaman itu merupakan kekuatan NKRI.

"Sebab, ditangan generasi muda potensi bangsa yang besar dapat diolah dengan baik dan akan mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang besar,” kata dia.