Sabtu , 07 October 2017, 13:58 WIB

Gabung Fintek, Ningsih Berhasil Kembangkan Dua Bisnisnya

Red: Gita Amanda
Amartha
Bersama Amartha Ningsih mampu mengembangkan dua bisnis yang sedang dirintisnya.
Bersama Amartha Ningsih mampu mengembangkan dua bisnis yang sedang dirintisnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ningsih perempuan berusia 40 tahun menegaskan sabar dan tekun, merupakan kuncinya dalam menjalankan usaha. Tak sia-sia berkat ketekunan dan kesabaran Ningsih, perempuan yang memutuskan bergabung dengan financial technology (Fintech) Amartha ini pun berhasil mengembangkan bisnis ternak lele dan usaha konveksinya secara bersamaan.

Sebagai ibu rumah tangga dengan tiga anak, Ningsih masih semangat dan bahkan kini mampu menjalankan dua
usahanya itu sekaligus. Meski tentu saja, dalam menjalankan sebuah usaha pasti ada kendala yang menghampiri, begitu pula usaha Ningsih.

Mulai dari ikan lele yang mati akibat suhu kolam yang tidak stabil. Hal ini ternyata dapat menyebabkan lele menjadi stres, yang berdampak dengan hilangnya nafsu makan pada lele milik Ningsih. Karena lele tidak mau makan, maka banyak lele yang mati. Saat itu Ningsih sempat merasa sangat kebingungan, karena ia merupakan pemula dalam bidang ini. “Ya saya nanya-nanya ke orang yang usaha lele juga, kebetulan ada di sini. Tapi sempat bingung lagi karena waktu itu modal udah hampir habis. Kalau lanjut lagi nanggung,” ujar Ningsih bercerita.

Kesempatan besar akhirnya datang, berawal dari keinginanya untuk tetap bekerja ia bergabung dengan Amartha, salah satu penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi, yang kini telah menyalurkan pembiayaan kepada lebih dari 51 ribu mitra dengan total dana lebih dari Rp 141 miliar.

Mendapat modal usaha, selanjutnya Ningsih gunakan untuk membeli bibit ikan lele, pakan dan juga membuat kolam baru. Beruntung ikan-ikannya kali ini hidup dan menghasilkan keuntungan yang cukup besar baginya. Sedikit demi sedikit, ia mantap memperbesar skala usahanya, dengan membangun kolam-kolam baru.

Mendapat pembiayaan ke empat sebesar lima juta rupiah, ia lantas memulai sebuah usaha kecil-kecilan bersama sang suami. Bermodalkan peralatan jahit bekas yang ia beli dari mantan atasan suaminya, Ningsih dan suami mencoba usaha konveksi kecil-kecilan. “Sangat terbantu sekali dengan modal yang diberikan Amartha, saya yang memang berniat buat merintis usaha, sekarang jadi terlaksana. Terima kasih atas bantuanya bapak dan ibu investor di Jakarta," ujar Ningsih haru.

Kini, Ningsih dan suami perlahan membangun usaha mereka untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Hal yang paling penting, ia sudah terbebas dari berhutang kepada rentenir.

Berita Terkait