Jumat , 02 June 2017, 03:14 WIB

Fintech Bantu Inklusi Keuangan Masyarakat

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Budi Raharjo
flicker.com
Fintech (ilustrasi)
Fintech (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Melalui BI Fintech Office, Bank Indonesia (BI) kini fokus mengawasi pelaku Financial Technology (Fintech) terutama yang bergerak di bidang pembayaran atau payment system. Pasalnya, pelaku Fintech itu terbesar dibandingkan pada bidang lainnya.

Pengamat Perbankan Paul Sutaryono mengatakan, sistem pembayaran lewat Fintech cukup penting. Hal itu karena, dapat menjangkau masyarakat lebih luas, sehingga membantu inklusi keuangan pula.

"Saat ini banyak pelaku usaha termasuk UMKM yang belum bisa mengakses bank, jumlah mereka jutaan. Maka mereka menjadi target pasar bagi perusahaan Fintech," ujarnya kepada Republika, Kamis, (1/6). Menurutnya, bank juga perlu melakukan penetrasi pasar melalui pembiayaan Fintech.

Meski begitu, ia mengimbau, agar tidak melupakan mitigasi risikonya. "Ini penting dan mendesak agar nasabah tidak terjebak dengan pembiayaan dan atau investasi bodong," jelas Paul.

Sebelumnya, BI mengatakan, selama enam Bulan terakhir, BI Fintech Office terus berhubungan atau berkoordinasi dengan para pelaku Fintech. Kegiatan itu diharapkan bisa memberikan gambaran lengkap mengenai pelaku Fintech di Indonesia. sampai akhir Mei, BI Fintech Office telah menerima sekitar 60 pelaku Fintech yang datang berkonsultasi.