Jumat , 04 Juli 2008, 05:56 WIB

Geng Motor Pembunuh Dituntut 10 Tahun, Divonis Bebas

Red:
Bandung- Dua anggota geng motor Brigez, Hendra Darmawan dan Hendrik, yang didakwa menganiaya hingga tewas I Putu Ogik Suwarsana, akhirnya divonis bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Bandung, Rabu.
Putusan hakim yang membebaskan kedua terdakwa berbeda jauh dengan tuntutan jaksa penuntut umum Emmanuel Ahmad yang dalam persidangan sebelumnya menuntut kedua terdakwa masing-masing 10 tahun penjara.
Dalam nota putusannya, majelis hakim yang dipimpin hakim ketua Abdul Azis SH mengatakan, berdasarkan fakta persidangan dan keterangan saksi-saksi, terdakwa Hendra dan Hendrik tidak terbukti melakukan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Ogik.
Ogik, pegawai Bea cukai Merak Banten itu, tewas pada Minggu, 21 Oktober 2007 silam di Jalan Ibrahim Ajie Gang Masjid, Kiaracondong, Bandung.
"Atas fakta persidangan dan keterangan saksi yang dikuatkan oleh bukti-bukti, terdakwa Hendra pada saat kejadian tengah berada di Yogyakarta mengikuti tur pertandingan Persib bersama Viking dan terdakwa Hendrik saat kejadian tengah berada di Banjar dalam rangka memperbaiki rumah neneknya," kata hakim.
Oleh karena itu, keduanya tidak terbukti melanggar pasal 170 ayat 2 KUH-Pidana sebagaimana yang didakwakan jaksa penuntut umum Emmanuel Ahmad. "Alibi kedua terdakwa sangat kuat, sehingga keduanya dibebaskan dari segala dakwaan," katanya. Usai mendengar nota putusan itu, kedua terdakwa langsung melakukan sujud syukur di hadapan majelishakim, begitu juga dengan kedua orangtua para terdakwa.
Sedangkan jaksa Emmanuel Ahmad langsung menyatakan pikir-pikir dan meminta hakim memberi waktu untuk menyampaikan jawabannya selama sepekan.
"Saya akan lapor ke Kejaksaan Agung atas putusan majelis hakim yang membebaskan kedua terdakwa itu," katanya.ant
TAG

Berita Terkait