Selasa , 08 Agustus 2017, 08:19 WIB

Gabung Fintek, Nanik Mantap Buka Online Shop

Red: Dwi Murdaningsih
amartha
Nanik, salah satu mitra Amartha.
Nanik, salah satu mitra Amartha.

REPUBLIKA.CO.ID,

REPUBLIKA.CO.ID, Mungkin bukan merupakan hal yang mudah bagi Nanik (24 tahun) untuk menjalankan dan mengembangkan sebuah usaha online shop. Dia tumbuh dan berkembang di lingkungan yang tidak mengenal perkembangan teknologi. Nanik tinggal di salah satu pelosok desa di Parung, Bogor. Tepatnya di Kampung Poncol, Desa Pondok Udik, Kemang Bogor.

Tidak banyak orang yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk berbagai keperluan, terutama untuk berbisnis di lingkungan tempat tinggalnya saat ini. Namun, berbekal dari pelatihan yang pernah diadakan oleh lembaga pembiayaan Amartha tentang pengembangan bisnis online, Nanik lantas memberanikan diri memulai peruntungan untuk mengembangkan bisnis onlinenya dengan berjualan di salah satu marketplace yaitu Bukalapak.

Amartha tidak hanya memberikan pembiayaan saja kepada para mitra yang bergabung, namun juga berbagai pelatihan pengembangan softskill untuk menambah pengetahuan dan wawasan para mitranya. Empat bulan yang lalu, bekerjasama dengan Bukalapak, Amartha mengadakan pelatihan bisnis online kepada 50 mitra yang mendapatkan pembiayaan dari Amartha, salah satunya adalah Nanik.

“Saya mulai jualan online itu lewat facebook sama bbm, baru ke tetangga-tetangga sih, terus setelah dapat pelatihan dari Amartha, saya mulai jualan di Bukalapak. Alhamdulillah semua lancar, dan saya bisa nambah-nambah pemasukan buat sehari-hari," kata Nanik.

Selain berjualan secara online, Nanik juga menjual barang dagangannya secara offline, yaitu di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Para tetangga dan beberapa orang di kampung sebelah, telah menjadi langganan Nanik. Hal ini karena, ia telah merintis usahanya ini selama kurang lebih 2 tahun, sehingga promosi dari mulut ke mulut pun tak terhindarkan dan akhirnya banyak orang yang menjadi konsumen Nanik.

Omzet yang ia dapatkan dari berjualan secara online dan offline, dapat mencapai 2,5 Juta Rupiah setiap bulannya. Kemudian, ia juga menerima jasa memasang manik-manik pada baju dan juga kerudung, yang nantinya akan dipasarkan di pasar Tanah Abang. Sehingga pendapatannya tersebut otomatis bertambah.

“Alhamdulillah saya seneng dapet pelatihan dari Amartha, jadi barang dagangan saya bisa dilihat oleh seluruh masyarakat di Indonesia gitu lewat Bukalapak, Alhamdulillah saya seneng walapun belum selaku lewat facebook atau bbm, tapi ada kemajuan.”

Tekad untuk terus maju menjadi perempuan yang berdaya, dengan ketrampilan dan wawasan yang luas terus melekat pada diri Nanik. Ia tahu betul, bahwa ilmu dan pengetahuan tidak akan sia-sia bagi hidupnya, sehingga jika ada kesempatan datang di hadapannya untuk belajar, maka tidak akan ia sia-sia kan begitu saja.

Sebuah mimpi dan harapan, akan terus menjadi angan-angan bila tidak ada tindakan dan perjuangan. Begitulah hal yang Nanik percaya, ia sadar bahwa mimpi-mimpi yang ada di benaknya dapat terwujud bila ia terus semangat untuk mencapainya dengan usaha dan kerja keras.

Banyak hal yang ia mimpikan dalam hidupnya selama ini, mulai dari melakukan renovasi rumah, membuka toko baju dan juga menyekolahkan buah hatinya setinggi mungkin. Satu demi satu akan ia usahakan untuk terwujud, salah satunya adalah melakukan renovasi rumah. Ia telah berhasil membangun MCK pribadi, setelah sebelumnya menggunakan MCK umum di lingkungan tempat tinggalnya.

Berita Terkait