Senin , 30 Oktober 2017, 13:19 WIB

Kuartal III, Pipa Gas PGN Bertambah 175 Km

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Dwi Murdaningsih
Republika/Wihdan Hidayat
Petugas PT PGN mengisi bahan bakar gas (BBG) angkutan kota di SPBG Jl Moh A Salmun, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/9).
Petugas PT PGN mengisi bahan bakar gas (BBG) angkutan kota di SPBG Jl Moh A Salmun, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/9).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) pada kuartal III tahun ini akan meningkatkan pembangunan infrastruktur gas. Selain menambah pipa penyaluran gas, PGN juga membangun produk baru LNG.

Sekertaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama menjelaskan meskipun kondisi perekonomian mengalami perlambatan, PGN tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat. Pada kuartal III-2017, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 175 km dan saat ini mencapai lebih dari 7450 km atau setara dengan 80 persen pipa gas bumi hilir nasional.

Tahun ini, Rachmat menjelaskan PGN juga banyak melakukan terobosan seperti program 360 degree solution. Dalam program ini, PGN dapat menghadirkan gas bumi dari hulu hingga hilir sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai segmen pengguna gas.

PGN memiliki Saka Energy yang menyediakan gas bumi di sektor hulu, PGN mengembangkan produk gas bumi yakniLiquefied Natural Gas (LNG) yang dilakukan oleh PT PGN LNG Indonesia, penyaluran CNG melaui anak usaha PT Gagas Energi Indonesia, sampai melalui anak usaha PGN lainnya, PGN dapat menyediakan pasokan gas bumi, listrik, pasokan bahanbakar gas untuk transportasi hingga jasa Engineering, Procurement and Construction (EPC) hingga InformasiTeknologi Komunikasi bagi para pengguna gas atau pelangganPGN.

"Investasi infruktur pipa gas bumi yang dibangun PGN hampir seluruhnya tidak mengandalkan APBN, sehingga tidak membebani negara. Dan, PGN terus berkomitmen memperluas pemanfaatan gas bumi dengan membangun infrastruktur gas bumi di berbagai daerah," ujar Rachmat, Senin (30/10).

Sejumlah proyek infrastruktur sedang digarap PGN, mulai dari proyek pipa gas transmisi Duri-Dumai sepanjang 67 km termasuk pipa distribusi gas di Dumai sepanjang 56 km. Selainitu, PGN juga sedang mengembangkan infrastruktur pipa transmisi gas bumi West Natuna Transmission System (WNTS) ke Pulau Pemping, Provinsi Kepulauan Riau. PGN juga mengembangkan pipa gas bumi di Muara Karang-Muara Bekasi sepanjang 42 km. PGN juga masih dalam proses membangun jaringan pipa distribusi gas bumi di Pasuruan, Mojokerto.

"PGN terus berkomitmen membangun dan memperluas infrastruktur gas nasional, walau di tengah kondisi ekonomi yang belum membaik dan turunnya harga minyak mentah dunia," kata Rachmat.