Jumat , 08 September 2017, 19:18 WIB

PGN Target Selesaikan Jaringan Distribusi Dumai 2018

Rep: Halimatus sadiyah/ Red: Dwi Murdaningsih
Antara/Nova Wahyudi
Pekerja melakukan penggalian untuk pipa gas milik Perusahan Gas Negara (PGN) di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (3/1).
Pekerja melakukan penggalian untuk pipa gas milik Perusahan Gas Negara (PGN) di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (3/1).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Perusahaan Gas Negara (PGN) sedang mengejar pembangunan jaringan distribusi gas sepanjang 57 kilometer di Dumai, Provinsi Riau. Head of Marketing PGN Adi Munandir mengatakan, perusahannya menargetkan proyek tersebut dapat rampung pada 2018 mendatang.

"Insya Allah bisa selesai 2018. Kita coba untuk kembangkan industri di Dumai," ujar Adi, di Cisarua, Bogor.

Untuk tahap awal, PGN tak akan langsung mendistribusikan gas dalam jumlah yang besar. Sebab, Adi menjelaskan, dalam pengembangan wilayah baru, permintaan gas biasanya datang secara bertahap. Namun begitu, PGN sudah mengalokasikan suplai gas untuk wilayah Dumai sebanyak 37 (Billion British Thermal Units per Day (BBTUD).

Adi menjelaskan, pembangunan jaringan distribusi gas di Dumai ini merupakan bagian dari rencana induk pemerintah terkait pembangunan infrastruktur gas bumi nasional di seluruh Indonesia sampai 2030 mendatang yang total investasinya diperkirakan mencapai 24 miliar dolar AS. Termasuk dalam rencana tersebut yakni pembangunan pipa-pipa distribusi gas di jalur industri dan terminal penerimaan LNG.

Selain di Dumai, Adi menuturkan, PGN juga tengah membangun infrastruktur gas lain di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Perusahaan plat merah tersebut menargetkan dapat membangun jaringan distribusi gas yang terkoneksi dari Jawa ke Sumatra.