Rabu , 16 August 2017, 18:37 WIB

PGN Pasang Ratusan Konverter Kit Gratis untuk Angkot Lampung

Red: Qommarria Rostanti
Dok Humas PGN
PT PGN melakukan sosialisasi pembagian dan pemasangan konverter kit untuk kendaraan dinas dan angkutan kota (angkot) Pemerintah Provinsi Lampung.
PT PGN melakukan sosialisasi pembagian dan pemasangan konverter kit untuk kendaraan dinas dan angkutan kota (angkot) Pemerintah Provinsi Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) hari ini melakukan sosialisasi pembagian dan pemasangan konverter kit untuk kendaraan dinas Pemerintah Provinsi Lampung. Sebanyak 116 konverter kit dibagikan secara gratis oleh PGN untuk kendaraan dinas Pemerintah Lampung dan kendaraan umum seperti angkutan kota (angkot) dan taksi.
 
Direktur Utama PGN, Jobi Triananda Hasjim, mengatakan sosialisasi pembagian dan pemasangan konverter kit di Lampung adalah bagian dari peran perusahaan untuk mendukung pemerintah dalam konversi bahan bakar minyak ke gas bumi di berbagai sektor perekonomian, salah satunya sektor transportasi. PGN, kata dia, sebagai BUMN gas bumi terus berupaya meningkatkan pemanfaatan gas bumi secara nasional. "Termasuk salah satunya di wilayah operasional PGN di Provinsi Lampung dengan membagikan dan memasang konverter kit secara gratis untuk kendaraan dinas pemerintah dan kendaraan umum di Lampung,” ujar Jobi dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (16/8).

Jobi mengatakan, sosialisasi pembagian konverter kit oleh PGN sudah sesuai dengan sejumlah aturan pemerintah Antara lain yaitu Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No.8103.K/12MEM/2016 tanggal 30 Desember 2016 tentang Penugasan kepada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) dalam Penyediaan, Pendistribusian, dan Pemasangan Paket Konverter Kit untuk Kendaraan Dinas dan Kendaraan Bermotor Angkutan Penumpang Umum Tahun 2017. PGN berharap pembagian dan pemasangan konverter kit di Lampung dapat menjadikan gas bumi sebagai energi pilihan bagi masyarakat, terutama di Lampung. "Dengan ini, masyarakat telah berperan serta dalam menggunakan energi baik yang lebih ramah lingkungan, aman, dan efisien,” ujar Jobi.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung, Prihantono G Zain, mengatakan Pemprov Lampung mendukung penuh program konversi BBM ke BBG yang digagas Kementerian ESDM. Program ini diharapkan akan meningkatkan ketahanan energi di Provinsi Lampung. Sebelumnya, empat pembangkit listrik di Lampung menggunakan gas bumi dari PGN. Kali ini pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM membagikan konverter kit ke kendaraan dinas dan kendaraan umum di Lampung. "Harapan kami, program ini dapat menjadi pendorong masyarakat di Lampung beralih menggunakan BBG yang lebih hemat, bersih dan aman, sehingga makin meningkatkan ketahanan energi di Lampung,” kata Prihantono.

Dalam Keputusan Menteri ESDM, PGN menjalankan dua kontrak pembagian konverter kit dengan pendanaan APBN yang bersifat single year pada 2017. Pembagian dan pemasangan konverter kit di Lampung termasuk dalam paket III yang juga dibagikan di wilayah lainnya antara lain DKI Jakarta I (termasuk Bekasi), Batam, dan Bogor. Adapun paket IV dibagikan ke wilayah DKI Jakarta II (termasuk Bekasi), Bandung, Sukabumi, Purwakarta, Surabaya, dan Gresik. PGN juga sedang mengusulkan penambahan wilayah ke Cilegon dan Serang.

Konverter kit yang dibagikan merupakan jenis tipe 4 asal Italia dengan Volume Tube Skid 5-66WLC berasal dari Norwegia yang bisa menampung gas bumi hingga sekitar 15 liter setara premium (LSP). Tahun ini, PGN menyerahkan sebanyak 2.021 konverter kit di 12 lokasi SPBG dan MRU di beberapa wilayah di Indonesia. Untuk Lampung sendiri sebanyak 116 konverter kit. Sementara pembagian konverter kit di lokasi lainnya adalah SPBG Klender sebanyak 302 unit, SPBG Bogor 89 unit, SPBG Batam 307 unit, SPBG Pondok Ungu 280 unit, MRU IRTI Monas 195 unit, MRU Grogol 105 unit, SPBG Sukabumi 63 unit, SPBG Purwakarta 116 unit, MRU Bandung 155 unit, SPBG Ngagel 284 unit, dan sembilan unit di MRU Gresik.