Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

Friday, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 February 2018

PGN Siapkan Capex Rp 6,5 Triliun

Kamis 10 August 2017 09:06 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

SSekertaris Perusahaan PGN Tbk Rachmat Hutama, Direktur Keuangan PGN Tbk Nusantara Suyono, Direktur Strategi dan pengembangan Bisnis PGN Gigih Prakoso Soewarto, dan Division Head, investor relations Nisi Setyobudi (dari kiri) berfoto bersama usai memberikan pemaparan pada public expose dii Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/8).

SSekertaris Perusahaan PGN Tbk Rachmat Hutama, Direktur Keuangan PGN Tbk Nusantara Suyono, Direktur Strategi dan pengembangan Bisnis PGN Gigih Prakoso Soewarto, dan Division Head, investor relations Nisi Setyobudi (dari kiri) berfoto bersama usai memberikan pemaparan pada public expose dii Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/8).

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/ capex) sebesar 500 juta dolar AS atau sekitar Rp 6,5 triliun (kurs Rp13.000) pada tahun 2017. Direktur Keuangan Perusahaan Gas Negara Tbk, Nusantara Suyono mengatakan bahwa hingga semester pertama tahun ini, serapan dana belanja modal itu baru mencapai sekitar 130 juta dolar AS, atau sekitar 26 persen dari total capex yang disiapkan.

Nusantara Suyono mengemukakan bahwa penggunaan dana capex yang belum maksimal itu terjadi karena belum banyaknya serapan di hilir bisnis perseroan terutama untuk pengerjaan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) seperti pembangunan jaringan pipa gas.

"Ekspansi agak 'slow down' (melambat) dibanding sebelumnya," katanya.

Ia memaparkan bahwa capex sebesar 500 juta dolar AS itu terbagi menjadi dua bagian, yakni 55 persen untuk keperluan hulu bisnis (upstream) yang digarap PT Saka Energi Indonesia (SEI), sementara sisanya untuk hilir bisnis (downstream) yang digarap perseroan.

"Kalau di 'upstream', serapannya sudah 100 juta dolar AS. Sementara 'downstream 'baru sekitar 20 juta-30 juta dolar AS," katanya.

Di kuartal pertama 2017, distribusi gas oleh PGN sebesar 816 MMScfd, meningkat 19 MMScfd dari periode yang sama 2016. Pada periode itu, volume penjualan meningkat sejalan dengan kenaikan pemakaian gas oleh sektor kelistrikan. Jumlah pelanggan distribusi meningkat dari 111.076 menjadi 168.973 pelanggan

Nusantara Suyono juga memaparkan bahwa entitasa anak PGN, Saka Energi Indonesia telah melakukan penyertaan investasi di 10 blok migas di Indonesia dan satu blok migas di Texas, Amerika Serikat. Saat ini, SEI juga sedang dalam proses pengajuan rencana pengembangan sumur Sidayu, blok Pangkah ke SKK Migas.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Kondisi Setelah Putusnya Jembatan Sunut

Jumat , 23 February 2018, 15:00 WIB