Kamis , 28 Juli 2016, 18:54 WIB

Laba Bank BJB Kuartal II Tumbuh 56,3 Persen

Rep: Sandy Ferdiana/ Red: Nidia Zuraya
Republika/Wihdan Hidayat
Bank BJB
Bank BJB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Banka Jabar Banten, Tbk (BJB) berhasil mencetak laba bersih pada kuartal II 2016 sebesar Rp 905 miliar atau naik 56,3 persen year on year (yoy). Hasil kinerja itu terungkap dalam analyst meeting 2Q 2016 di Ritz Carlton SCBD, Jakarta, Kamis (28/7). 

Dirut Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan, dalam kondisi tantangan ekonomi yang ketat, kinerja Bank BJB justru mengalami pertumbuhan. Mneurut Irfan, salah satu pemicu dominan raihan laba ini, yakni dari pendapatan bunga bersih. 

"Pencapaian kinerja Bank BJB yang menggembirakan ini merupakan hasil dari kerja keras kami dan seluruh elemen di Bank BJB,’’ ujar dia di Jakarta, Kamis 28/7). 

Prestasi ini, jelas Irfan, merupakan bukti komitmen Bank BJB dalam menggapai pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan. Dari sisi kredit, pihaknya mengalami pertumbuhan sebesar 15,2 persen. Sementara jumlah kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Bank BJB berhasil ditekan hingga dua persen pada kuartal II 2016. 

Peningkatan kredit salah satunya didukung oleh pertumbuhan kredit konsumer. Irfan memaparkan, pertumbuhan kredit konsumer sangat mendukung pertumbuhan kredit Bank BJB secara keseluruhan. Untuk itu, pihaknya akan tetap mempertahankan kredit konsumer sebagai captive market Bank BJB, dan ditingkatkan melalui pertumbuhan secara organik dan anorganik.

Kemampuan Bank BJB dalam meningkatkan profitabilitas, lanjut dia, tidak terlepas dari pengelolaan biaya operasional yang sehat. Biaya operasional bank mengalami peningkatan seiring dengan semakin berkembangnya bisnis bank serta jaringan kantor Bank BJB.

Dari sisi permodalan, pihaknya berhasil meningkatkan kapasitasnya, yaitu salah satunya dengan melakukan  revaluasi aset senilai Rp 1,5 triliun pada akhir bulan Juni 2016. Dengan demikian, papar dia, saat ini rasio kecukupan modal (CAR) naik menjadi sebesar 17,7 persen. Angka itu, tegas dia, memberikan ruang yang cukup bagi Bank BJB untuk melakukan ekspansi bisnis.