Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Rapor Bisnis Bank BJB Melonjak

Senin, 11 Maret 2013, 08:35 WIB
Komentar : 0
bankbjb
Waroeng BJB

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Bank BJB berhasil membukukan laba bersih tahun 2012 sebesar Rp 1,19 triliun atau tumbuh 24 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Raihan laba itu ditopang oleh pertumbuhan kredit Bank BJB yang di atas rata-rata industri perbankan. 

Direktur Utama Bank BJB Bien Subiantoro mengatakan, kinerja banknya sepanjang tahun lalu tumbuh positif, terlihat dari pertumbuhan pada sejumlah lini usaha secara signifikan. Salah satu keberhasilan Bank BJB tersebut berasal dari kegiatan penyaluran kredit mikro dan komersial.  "Pertumbuhan laba antara lain terdorong oleh kenaikan realisasi kredit yang cukup pesat, bahkan melebihi rata-rata bank di Indonesia,’’ ujarnya kepada wartawan, akhir pekan lalu. Per akhir Desember 2012 saja, papar dia, realisasi penyaluran kredit Bank BJB mencapai Rp 35,4 triliun, atau tumbuh 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bien mengungkapkan, penyaluran kredit yang tumbuh pesat antara lain pada pinjaman mikro dan kredit pemilikan rumah (KPR). Pada periode akhir Desember 2012,  penyaluran kredit mikro Bank BJB mencapai Rp 4,5 triliun atau tumbuh 52,8 persen secara year on year.

Menurutnya, pertumbuhan kredit mikro tersebut ditopang oleh penetrasi di pasar tersebut yang terus dikembangkan. Salah satu penetrasi itu melalui perluasan jaringan dengan mendirikan Waroeng BJB. Tahun ini, pihaknya menargetkan kepemilikan 1.000 titik Waroeng BJB.  Hingga akhir tahun lalu, pihaknya baru memiliki 437 titik Waroeng BJB. ‘’Yang kami rasakan, pertumbuhan kredit itu dipicu oleh kehadiran Waroeng BJB,’’ tambahnya. 

Penambahan lokasi Waroeng BJB itu, lanjut dia, mengacu pada besarnya potensi pasar, terutama di wilayah Jabar, Banten, dan Jakarta. Melalui Waroeng BJB, tambah dia, masyarakat tidak perlu jauh-jauh mendatangi kantor Bank BJB untuk mengakses layanan kredit. Waroeng BJB sengaja ditebar di pasar-pasar tradisional.
Selain kredit mikro, ungkap Bien, produk KPR Bank BJB pun banyak diminati masyarakat. ‘’Penyaluran KPR tumbuh signifikan menjadi Rp 1,72 triliun atau sebesar 279,9 persen. Ekspansi KPR akan terus berlanjut sepanjang tahun ini," tuturnya. (adv)

Reporter : Sandy Ferdiana
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
1.268 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...