Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Gunung Agung

Kamis, 21 Maret 2013, 10:27 WIB
Komentar : 0
Antara
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Toko Gunung Agung Tbk (TKGA) lantaran terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Kadiv Perdagangan Saham BEI, Andre PJ Toelle dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Kamis (21/3), menyebutkan perdagangan saham TKGA disuspen mulai sesi I perdagangan Kamis (21/3) sampai pengumuman bursa lebih lanjut. Dia menambahkan harga kumulatif saham TKGA naik signifikan sebesar Rp 440 atau 141,94 persen yaitu dari harga penutupan Rp 310 pada 14 Maret 2013 menjadi Rp 750 per saham pada 20 Maret 2013.

Menurutnya suspensi ini dilakukan dalam rangka cooling down di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang keputusan investasinya. Sebelumnya pada Rabu (20/3) BEI telah mengawasi dan mencermati aktivitas dan pergerakan harga saham TKGA lantaran terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi di luar kewajaran (unusual market activity/UMA).

Redaktur : Nidia Zuraya
Sumber : Antara
389 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Telkom Kembangkan Layanan Real Time untuk BPR