Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pasar Farmasi Tahun Lalu Loyo

Rabu, 20 Maret 2013, 15:53 WIB
Komentar : 0
Reuters
Merck (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertumbuhan pasar farmasi di Indonesia pada 2012 ikut terpengaruh melemahnya ekonomi global. Hasilnya, pertumbuhan pasar farmasi hanya tumbuh single digit.

Direktur Kesehatan Masyarakat PT Merck Tbk, Nils Moen, mengatakan, permintaan produk farmasi tahun lalu lemah. Hal itu membuat penjualan perusahaan farmasi anjlok dari 2011.

"Permintaan pasar pada produk farmasi lemah, itu terlihat dari pertumbuhan pasar yang hanya mencapai single digit," ujarnya di Jakarta, Rabu (20/3).

Turunnya permintaan produk farmasi membuat penjualan PT Merck ikut merosot. Divisi kesehatan masyarakat yang bertanggung jawab untuk produksi, pemasaran, dan distribusi obat-obatan bebas mencatat penurunan penjualan dari Rp 180 miliar pada 2011 menjadi Rp 166 miliar pada 2012.

Penurunan penjualan juga dicatat divisi pemasaran obat dengan resep dokter. Divisi tersebut mencatat penjualan Rp 405 miliar pada 2012, turun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 419 miliar.

Meski demikian, Merck masih optimistis pada penjualan produk farmasi pada 2013.

Direktur Keuangan Merck, Bambang Nurcahyo mengatakan pihaknya sudah menahan sebagian laba untuk menjaga dari risiko ketidakpastian tahun ini.

"Dari kolega kami, dengan aset yang ada, masih optimis untuk penjualan tahun ini," ujarnya.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Hazliansyah
893 reads
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

PLN Anggarkan Rp 900 Miliar Untuk Pelatihan SDM

Merck Perkuat Pasar Produk Penyakit Jantung dan Bayi Tabung