Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PLN Operasikan Pembangkit Gas CBM

Rabu, 20 Maret 2013, 13:32 WIB
Komentar : 0
Pembangkit listrik, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) segera membangkitkan listrik dengan sumber energi yang berasal dari gas unconventional, gas methana batu bara (coal bed methane/CBM). BUMN itu, rencananya akan mendapat pasokan gas CBM dari lapangan Sanga-Sanga Kalimantan Timur yang dikelola Virginia Indinesia Company (VICO), April 2013.

Menurut Wakil Presiden Refresentasi Manajemen Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) di VICO Hadi Prasetyo perjanjian keduanya sudah ditandatangani. "Nantinya peresmian akan dilakukan Menteri ESDM Jero Wacik," katanya pada Republika saat ditemui di sela-sela Kunjungan Kerja SKK Migas ke KKKS Kaltim, Rabu (20/3).

Pada tahap awal, gas CBM yang akan disalurkan ke pembangkit PLN akan berada di kisaran 0,5 juta kaki kubik (mmscfd). Angka ini sesuai dengan total produksi gas CBM yang baru mampu dihasilkan VICO di 15 sumur yang ada.

"CBM akan disalurkan ke PLN untuk mengalirkan listrik ke beberapa wilayah di dekat Sanga-Sanga," jelasnya lagi. Ia menuturkan penggunaan gas CBM untuk listrik berguna untuk memanfaatkan lagi gas hasil penyulingan air (dewatering) agar memiliki nilai tambah.

Direktur Operasi Indonesi Timur PLN Vickner Sinaga membenarkan hal ini. "Iya memang itu akan dilakukan April," tegasnya.

Hal ini merupakan kelanjutan dari Perjanjian jual beli gas (PJBG) bahkan sudah ditandatangani 2012 lalu. Harga listrik yang disepakati adalah sebesar 7,5 dolar AS per juta British thermal unit (mmbtu).
 
Nantinya Gas CBM dipasok ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim. PLTMG Sangatta sendiri sudah selesai dibangun akhir 2012 lalu. Diperkirakan bakal ada  empat ribu rumah tangga yang bakal mendapat listrik.

Sementara itu Senior Manager Communication VICO Lies Cokro mengatakan gas CBM akan dialirkan melalui pipa. Namun terkait proyek gas CBM sendiri, ia menuturkan pihaknya masih terus mengevaluasi nilai ekonomis proyek ini.

Penggunaan CBM untuk listrik diyakini bisa menekan keteegantungan pada BBM. Selama ini akibat penggunaan BBM pada pembangkit PLN, BUMN itu tergolong tak efisien.


Reporter : Sefti Oktarianisa
Redaktur : Nidia Zuraya
820 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...