Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pengamat: Wajar Iklim Investasi Tambang RI Terburuk

Senin, 18 Maret 2013, 14:20 WIB
Komentar : 0
Wikipedia
Tambang batu bara (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga survei asal Kanada Fraser Institute menempatkan RI pada posisi buncit untuk iklim investasi tambang dari 96 negara di dunia.

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Tambang Indonesia (Perhapi) Achmad Ardianto menilai survei tersebut sesuai fakta. Menurutnya, Peraturan perundangan memang tidak menarik bagi perusahaan tambang untuk berinvestasi di Indonesia.

"Khususnya peraturan yang mencakup lintas kementerian yang tidak seirama dalam mendorong investasi pertambangan," jelasnya pada Republika, Senin (18/3). Ini juga termasuk konsistensi dan ketegasan dalam menerapkan peraturan dalam praktek perizinan pertambangan.

Keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 10 tahun 2012 juga membuat investor bertanya-tanya soal konsitensi pemerintah dalam menerapkan aturan.

Putusan yang mengabulkan uji materi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan tetap memberi wewenang pada daerah untuk menentukan wilayah pertambangan, membuat pemerintah pusat seolah menjilat ludahnya sendiri.

"Karenanya pemerintah perlu memanfaatkan momentum ini untuk perbaikan," tegasnya.  Apalagi, dari survei yang sama, Indonesia sebenarnya menduduki posisi tiga besar terkait potensi cadangan mineral. Investor melihat negara ini memiliki cadangan paling potensial untuk diolah.

 

 

Reporter : Sefti Oktarianisa
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
1.250 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Iklim Investasi Tambang Indonesia Terburuk di Dunia

Upah Tinggi, 100 Perusahaan Bakal Hengkang dari Jabodetabek

Lippo Group Miliki Gedung Pencakar Langit di California