Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Samsung Diminta Bangun Pabrik di Indonesia

Selasa, 26 Februari 2013, 14:27 WIB
Komentar : 0
Reuters
Samsung (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Samsung didorong untuk berinvestasi di Indonesia. Menteri Perindustrian MS Hidayat membujuk perusahaan asal Korea itu untuk membangun pabrik di Indonesia. 

Ini mengingat impor ponsel Samsung terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. 

"Saya memberi tahu dia (Samsung). Dia ingin ada beberapa tax atau insentif yang diterima. Karena mereka saat ini ekspornya cukup besar. Namun impor handphone 1,2 miliar dolar,” ujar Hidayat, Selasa (26/2) usai menemui perwakilan Samsung di kantornya.

Dalam pertemuan itu, lanjutnya, Samsung mempertanyakan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82 tentang impor produk-produk tertentu. Serta Peraturan Nomor 83 tentang mekanisme importasi ponsel.

"Apabila mereka memberikan komitmen untuk turut investasi di Indonesia, kita baru bisa membicarakan hal itu," kata Hidayat.

Namun, menurut Hidayat, saat ini Indonesia sedang fokus mengatasi defisit perdagangan. Karenanya, hanya bisa diselesaikan melalui investasi. Produk-produk yang menjadi sumber defisit perdagangan diusahakan bisa diproduksi di dalam negeri untuk mengurangi impor.

Sementara, ujarnya, pihak Samsung menilai aturan kementrian perdagangan mengenai impor ponsel menyulitkan penjualan di Indonesia. Hidayat membujuk Samsung masuk di tahun ini.

Jika Samsung tidak masuk pada tahun ini, ada kemungkinan beberapa kompetitor akan masuk ke Indonesia. Salah satu perusahaan yang diprediksi akan masuk yakni Foxconn. Perusahaan ini memproduksi komponen yang digunakan untuk produk Apple.

Reporter : Dwi Murdaningsih
Redaktur : Mansyur Faqih
2.999 reads
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

'Dahlan Tak Bisa Salahkan Direksi yang Meminta PMN'

11 Direksi BUMN Terancam Dicopot