Selasa, 2 Syawwal 1435 / 29 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Longsor, Pertamina Evaluasi Proyek Geothermal di Jambi

Senin, 28 Januari 2013, 13:30 WIB
Komentar : 1
greenfieldenergyco.com
Energi panas bumi. Ilustrasi.
Energi panas bumi. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) mengevaluasi seluruh kegiatan pemboran pertambangan panas bumi (geothermal) pascalongsor yang menewaskan lima pekerja di daerah operasi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) di Kabupaten Kerinci, Jambi.

"Ibu Dirut (Dirut Pertamina Karen Agustiawan, red) menginstruksikan jajaran PGE untuk mengevaluasi semua operasi pemboran panas bumi terkait cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana alam dan mengganggu keselamatan kerja," kata Sekretaris Perusahaan PGE, Adiatma Sardjito di Jakarta, Senin (28/1).

Musibah longsor terjadi pada Sabtu (26/1) sekitar pukul 19.30 WIB di daerah operasi PGE di Kerinci B-1, Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Jambi setelah hujan deras sejak pukul 15.00 WIB di lokasi pemboran.

Akibat bencana tersebut lima pekerja pemboran yang sedang makan malam tewas. Kelima korban adalah Yanto (33) yang merupakan pengemudi ambulans PT RPN, asal Palembang, Sumsel, dan Triyono (55) bekerja sebagai Chief Electric PT PRA, asal Blitar, Jawa Timur. Lalu, Moh Nasoka (41), Asisten Crew PT AD, asal Bojonegoro, Jawa Timur, Ahmad Saikhu (40), Asisten Driller PT Harco, asal Trenggalek, Jawa Timur, dan Miswanto (29), Roustabot PT Harco, asal Kepulauan Riau.

Menurut Adiatma, korban meninggal telah dipulangkan ke daerah asal masing-masing setelah mendapatkan penanganan rumah sakit terdekat. Sementara, korban luka-luka berat dan ringan berjumlah lima orang. Sebanyak, dua korban luka berat mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Penuh, dua korban luka ringan dirawat di Puskesmas Lempur, dan satu korban luka ringan sudah dapat meninggalkan Puskesmas Lempur.

Reporter : Antara
Redaktur : Nidia Zuraya
"Orang munafik adalah orang yang banyak mencela, dan merasa dirinya lebih baik dibandingkan saudaranya"((HR Tirmidzi))
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jadi Khatib Shalat Ied, Teuku Wisnu: Awalnya Saya Mau Mundur
 JAKARTA -- Teuku Wisnu bertindak menjadi Khatib pada Salat Ied di Masjid Lautze, Senin (28/7). Ini merupakan kali pertama Ia melakukannya. Wisnu sendiri sempat...