Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Modal Bank Asing Diusulkan Lebih dari Rp 10 T

Jumat, 02 November 2012, 14:18 WIB
Komentar : 0
Bank Asing - ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) mengusulkan modal bagi bank asing hingga Rp 10 triliun. Dengan modal besar, kehadiran bank asing di tanah air dinilai akan lebih bermanfaat.

"Bank asing, jangan jadi bank kecil, nanti apa manfaatnya," ujar Ketua Pengurus Perbanas bidang Pengkajian dan Pengembangan, Raden Pardede, Kamis (1/11).

Menurut Raden, bank asing yang masuk ke Indonesia dengan modal kecil hanya memanfaatkan celah bisnis. Perbedaan persyaratan permodalan bagi bank umum yang baru didirikan dengan bank yang sudah beroperasi dimanfaatkan bank asing untuk mengkuisisi bank dengan skala kecil. Dengan demikian, investor asing tidak perlu mendirikan bank umum baru yang membutuhkan persyaratan modal besar. 

Padahal, kehadiran bank asing seharusnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia. "Kalau bank besar, manfaatkan (bagi perekonomian) juga besar," ujarnya. Karena itu, nilai modal bank asing perlu lebih dari Rp 10 triliun.

Bagi bank asing yang sudah beroperasi di Indonesia dan memiliki modal di bawah Rp 10 triliun, Raden mengatakan perlu menambah modal. Caranya, bank asing berkonsolidasi atau menjadi bank khusus yang melayani pasar tertentu (niche market). Bank khusus tersebut dapat menawarkan produk tertentu seperti bank infrastruktur.

Selain modal, Perbanas mengusulkan bank asing berbadan hukum Indonesia. Kantor cabang bank asing juga seharusnya dibuka untuk Indonesia bagian timur atau daerah-daerah tertu yang ditetapkan otoritas keuangan. 

"Mereka juga bisa kerja sama pembiayaan jangka panjang untuk sektor strategis, berteknologi tinggi atau bernilai tambah tinggi," ungkapnya.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Djibril Muhammad
636 reads
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...