Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Interkoneksi ATM Mandiri-BCA Raup Rp 3 Miliar Sebulan

Kamis, 19 Juli 2012, 11:33 WIB
Komentar : 0
ATM Mandiri dan BCA
ATM Mandiri dan BCA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Interkoneksi mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri dan Bank BCA mendatangkan pendapatan berbasis biaya (fee based income) hingga Rp 3 miliar dalam satu bulan. Pendapatan tersebut ditargetkan meningkat dua kali lipat di akhir tahun.

"Kerja sama dengan BCA bisa impact fee based income Rp 3 miliar. Itu buat Bank Mandiri saja," ujar Senior Vice President Electronic Banking Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans, Rabu (18/7).

Pendapatan berbasis biaya ditargetkan meningkat hingga Rp 6 miliar di akhir tahun. Nilai pendapatan dari setiap transaksi, kata Rico bisa mencapai Rp 5.000. Interkoneksi ATM tersebut ditargekan bisa menaikkan pertumbuhan fee based income yang setiap tahun tumbuh di kisaran 28-30 persen.

Transaksi elektronik dari ATM, internet, dan mobile banking di Bank Mandiri telah menghasilkan fee based income hingga Rp 450 miliar hingga Mei 2012. ATM Mandiri dan BCA mulai terkoneksi sejak Januari 2012.

Interkoneksi tersebut merupakan tindaklanjut dari kesepakatan antara Bank Mandiri dan PT Rintis Sejahtera, pengelola jaringan ATM Prima pada Oktober 2011. Dengan kerjasama ini, nasabah Bank Mandiri dapat bertransaksi melalui 31.700 ATM jaringan Prima.

Jumlah ATM tersebut termasuk 8.836 ATM BCA yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Sebaliknya, nasabah BCA dan bank peserta jaringan Prima dapat bertransaksi di 8.993 ATM Mandiri.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Djibril Muhammad
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...