Tuesday, 27 Zulhijjah 1435 / 21 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

RIM Dirumorkan Pisahkan Divisi Ponsel & Jaringan

Sunday, 24 June 2012, 23:48 WIB
Komentar : 1
AP
Research in Motion
Research in Motion

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Produsen Blackberry, Research in Motion, mempertimbangkan memecah bisnis menjagi dua, memisahkan bagian perakitan piranti-- yang tengah berjuang menghadapi penjualan merosot--dengan divisi jaringan pesan. Rencana itu dilaporkan, Ahad (24/6) oleh Sunday Times.

RIM, yang bulan lalu meminta bantuan jasa JP Morgan dan RBC Capital untuk memberi konsultasi opsi-opsi strategis, kemungkinan membagi perusahaan menjadi dua. Harian Inggris, tanpa mengutop sumber-sumber satu pun, menuliskan perusahaan itu berencana memecah divisi handset ke perusahaan terpisah atau bahkan menjualanya.

Dalam laporan itu, ditulis pula nama sejumlah pembeli potensial, beberapa di antaranya, Amazon dan Facebook. Harian itu juga menyebut, jaringan pesan RIM juga kemungkinan di jual atau dibuka dan ditawarkan kepada pesaingnya, seperti Apple dan Google demi menghasilkan pendapatan.

Opsi alternatif lain, masih menurut Sunday Times, yakni tetap menjaga perusahaan menjadi satu kesatuan, namun menjual sebagian besar saham kepada raksasa teknologi, seperti Microsoft.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : AP
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Berarak Riuh Menuju Istana
JAKARTA -- Setelah resmi dilantik, Joko Widodo dan Jusuf Kalla melanjutkan agendanya ke Istana Negara. Perjalanan ke Istana Negara dilalui dengan menaiki kereta...