Senin , 18 Desember 2017, 13:25 WIB

Ford akan Jual Langsung Kendaraan ke Pasar Cina Via Alibaba

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya
Ford
Ford

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Inovasi model bisnis baru Alibaba berupa jual beli mobil dimanfaatkan Ford Motor untuk menjual langsung produk mereka ke konsumen di Cina. Inovasi ini akan dilengkapi mesin penjualan yang akan mengeluarkan kendaraan dari tempat penyimpanan.

Bila berjalan lancar, Ford akan mulai menjalankan rencana ini tahun depan. Alibaba sendiri akan mulai membuka kanal ini untuk konsumen di Shanghai dan Nanjing. Sistem yang berjalan melalui aplikasi ini jelas memangkas sistem penjualan mobil yang selama ini menggunakan perantara agen penjual, demikian dilansir Forbes, Ahad (17/12).

Sistem ini juga dapat mengubah cara pemasaran mobil di Cina dan di tempat lainnya. Bagi Alibaba, konsumen mereka jadi punya satu tempat yang lengkap untuk mencari kendaraan tanpa harus berjalan dari satu tempat ke tempat lain untuk memilih kendaraan yang akan dipilih.

Transaksi jual beli kendaraan ini akan menggunakan salah satu kanal daring milik Alibaba, Taobao. Di sana, konsumen akan mendapati gambar kendaraan untuk dipilih, opsi warna, dan konstumisasi. Saat pembeli sudah mengonfirmasi pembelian, akan muncul notifikasi uji kemudi kendaraan. Keamanan dikuatkan dengan identifikasi wajah konsumen dan tak ada staf yang terlibat selama proses di kanal daring.

Mesin penjual kendaraan langsung, rencananya akan berupa gedung yang dilengkapi alat untuk mengambil mobil. Alat ini serupa kincir yang akan mencari mobil yang dipesan konsumen.

Setelah konsumen menaruh deposit, mereka bisa menguji kemudi kendaraan selama tiga hari. Setelah itu, konsumen bisa memutuskan untuk membeli mobil tersebut atau uji kemudi model lain. Tes kemudi ini dibatasi hanya lima per bulan.

Setelah peluncuran program ini di Shanghai dan Nanjing, Alibaba ingin layanan ini bisa juga menjangaku puluhan kota lain di Cina. Ford juga sudah menyepakati pembentukan perusahaan patungan yang akan mengembangkan 15 mobil hibrid atau mobil listrik yang akan mulai dijual di Cina pada 2025. Langkah ini akan jadi terobosan mutakhir Ford seiring keinginan Cina memasifkan kendaraan listrik.



Berita Terkait