Jumat , 08 December 2017, 07:20 WIB

Harga Telur di Eropa Melejit

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Nur Aini
Republika/Adhi Wicaksono
harga telur naik (ilustrasi)
harga telur naik (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK -- Harga telur di Eropa melejit setelah kekhawatiran kontaminasi menyapu kawasan itu awa tahun ini.

Departemen Pertanian AS melaporkan, kekhawatiran akan kontaminasi insektisida fipronil membuat supermarket-supermarket di beberapa negara menarik berkarton-karton telur dari toko mereka. Meski pasar memiliki pasokan yang cukup, ketakutan kelangkaan membuat harga telur naik, demikian dilansir Bloomberg, Kamis (7/12).

Perusahaan pengolahan makanan Eropa mengeluhkan tingginya harga telur. Apalagi, industri menghadapi peningkatan permintaan makanan dengan campuran telur di musim liburan ini. Krisis fipronil menyebabkan produksi telur di Belgia dan Belanda menurun. Sejak 2016, produksi telur di Uni Eropa sendiri belum pernah turun.

Tahun ini, AS menjadi eksportir utama telur ke UE. Itu membantu harga telur AS membaik setelah lama lesu.