Selasa , 14 November 2017, 03:53 WIB

Alasan Maskapai tak Beri Tahu Penumpang Durasi Penerbangan

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ani Nursalikah
Republika/Edwin Dwi Putranto
Ilustrasi
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penumpang maskapai menghabiskan lebih banyak waktu menunggu daripada seharusnya. Waktu kedatangan dan keberangkatan penumpang seringkali tidak sesuai dengan berapa lama pesawat terbang di udara.

Maskapai penerbangan membesar-besarkan berapa lama waktu perjalanan bahkan ketika ada penundaan, pesawat masih tiba tepat waktu. Strategi tersebut dikenal sebagai Schedule Padding (waktu pemulihan yang ditambahkan ke jadwal terhadap waktu penundaan yang tidak dapat diprediksi).

Telegraph melaporkan antara 1996 hingga 2015, waktu yang ditentukan untuk penerbangan dari Bandara Heathrow London ke Skotlandia Edinburgh telah meningkat secara signifikan. Hampir seluruhnya karena Schedule Padding.

Seorang pilot AirTran Airways mengatakan perusahaan penerbangan benar-benar telah menyesuaikan waktu kedatangan penerbangan sehingga mereka dapat memperoleh rekaman kedatangan tepat waktu yang lebih baik.

"Jadi, mereka mungkin mengatakan sebuah penerbangan memakan waktu dua jam (padahal) penerbangan membutuhkan waktu satu jam 45 menit," ujar piloti tu, seperti yang dikutip dari Fox News, Senin (13/11).

Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk, definisi kedatangan tepat waktu tidak semuanya sesuai. Situs yang mengeluarkan penghargaan untuk kinerja tepat waktu (OTP) flightstats.com menghitung setiap penerbangan yangberada dalam 15 menit dari waktu kedatangannya yang lain.

Bahkan dengan definisi on-time, maskapai penerbangan mencoba menghitung kemungkinan kesalahan segala hal.

"Kami secara teratur meninjau ulang rencana penerbangan dan waktu untuk memastikan kami dapat memenuhi waktu yang telah diterbitkan dan pelanggan dapat merencanakan perjalanan mereka sesuai dengan waktu," kata juru bicara British Airways pada Telegraph, seperti yang dikutip dari Fox News, Senin (13/11).

Selain itu, cuaca, jenis pesawat terbang, pembatasan lalu lintas udara, infrastruktur bandara dan pertimbangan geopolitik akan berperan dalam keputusan peningkatan atau pengurangi waktu penerbangan yang diputuskanmasing-masing rute dalam jadwal penerbangan.

Meskipun ada ruang untuk perbaikan , 15 menit bukanlah apa-apa. Jangan terlalu terkesan apabila penerbangan tiba tepat waktu.