Kamis , 09 November 2017, 00:50 WIB

Pertemuan AS-Cina Bahas Ketidakseimbangan Perdagangan

Rep: rizkiyan adiyudha/ Red: Budi Raharjo
AP Photo/Andrew Harnik
Presiden AS Donald Trump bersama Melania Trump dan Presiden Cina Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan di Beijing, Cina, Rabu (8/11).
Presiden AS Donald Trump bersama Melania Trump dan Presiden Cina Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan di Beijing, Cina, Rabu (8/11).

REPUBLIKA.CO.ID,BEIJING -- Pertemuan Presiden Amerika Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping akan membahas ekonomi. Salah satu yang dibahas adalah ketidakeimbangan perdagangan antara kedua negara.

"Pertemuan fokus membahas ketidakseimbangan antara Cina dan AS untuk mencapai perdagangan yang adil serta timbal balik yang merata bagi kedua negara," kata Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Wilbur Ross seperti diwartakan Reuters, Rabu (8/11).

Donald Trump sebelumnya mengkritik ketidakseimbangan perdagangan antara kedua negara. Dia menuding Cina melakukan praktik perdagangan tidak adil yang memicu kekhawatiran meningkatnya ketegangan antara dua negara tersebut.

Berdasarkan data, ekspor Cina ke Amerika meningkat 8,3 persen pada Oktober sementara impor bertambah 4,3 persen tahun ini. Hal itu menyebabkan surplus perdagangan 26, miliar dolar dengan bulan lalu AS namun turun dari rekor September sebesar 28 miliar. Kendati, nominal tersebtu masih lebih tinggi dari tren terakhir.

Kerjasama ekonomi tersebut juga menyangkut kesepakatan pembleian lebih dari dua miliar produk makanan dari AS selama tiga tahun oleh perusahaan e-commerce Cina JD.com. Juga perjanjian bagi Reignwood International untuk membeli helikopter tambahan dari perusahaan Bell Helikopter AS.

Wakil Perdana Menteri Cina Wang Yang mengatakan kesepakatan tersebut akan berkontribusi pada stabilisasi hubungan ekonomi secara keseluruhan antara kedua negara. Perjanjian tersebut nantinya akan melibatkan sejumah perusahaan semisal Qualcomm, Boeing dan Goldman Sachs.