Senin , 06 November 2017, 09:03 WIB

Kekayaan Pangeran Alwaleed dari Apple Hingga Four Seasons

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Nur Aini
EPA-EFE/LUCAS DOLEGA
Pangeran Alwaleed Bin Talal Bin Abdulaziz Al Saud.
Pangeran Alwaleed Bin Talal Bin Abdulaziz Al Saud.

REPUBLIKA.CO.ID,DUBAI - Arab Saudi melancarkan gerakan pembersihan dengan tudingan korupsi lewat komite anti-korupsi yang dipimpin oleh putra pangeran kerajaan, Mohammed bin Salman pada Ahad (5/11). Salah satu yang ditangkap itu adalah pengusaha paling kaya di Arab Alwaleed bin Talal karena dugaan kasus suap.

Pangeran Alwaleed adalah keponakan dari raja Arab berusia 62 tahun. Ia merupakan pemilik perusahaan investasi terbesar di Arab Saudi, Kingdom Holding dengan kepemilikan aset 95 persen.

Berikut, daftar entitas yang dimiliki Alwaleed maupun melalui perusahaannya (Kingdom Holdings):

Jasa Keuangan

-Banque Saudi ransi 1050. SE: 16,19 persen
-Citigroup (C.N) -- presentase kepemilikan belum diketahui
Teknologi
-Apple Inc (AAPL.O), 5 persen
-Careem
-Lyft
-Motorola Solutions Inc (MSI.N)
-Twitter Inc (TWTR.N), 4,9 persen

Konsumen dan Ritel

-EBay Inc (EBAY.o)
-Fashion Village Trading Company
-Jingdong (JD.com), 2,2 persen
-Saks Incorporated
-Perusahaan Grup Savola 2050. SE

Penerbitan


-Time Warner Inc (TWX.N)
-Twenty-first Century Fox Inc (OA.O), 4,98 persen
-News Corp (NWSA.O), Pangeran Alwaleed sebelumnya memegang saham kecil di sini. Namun, saat dimintai keterangan pada Ahad kemarin, juru bicara News Corp mengatakan tidak mengetahui adanya kepemilikan Alwaleed saat ini.

Hiburan

-Euro Disney

Petrokimia

-Perusahaan Industri nasional 2060. SE: 6,23 persen

Penerbangan

-Perusahaan induk Flynas 34,08 persen

Pendidikan

-Sekolah kerajaan

Kesehatan

-Proyek pelayanan kesehatan perusahaan

Ekuitas pribadi

-Manajemen kerajaan Afrika

Hotel Real Estate

-Four Seasons, George V Hotel, Paris
-The Plaza, New York
-Savoy Hotel, London

Manajemen Hotel

-Fairmont Raffles Holding Internasional
-Four Seasons Hotel and Resorts
-IFA Hotels and Resort Co (IFAH.KW)
-Investasi Hotel Kerajaan

Sumber: Kingdom Holding website, Tadawul website, Reuters, Securities and Exchange Commission filings.