Sabtu , 21 October 2017, 20:40 WIB

CEO Netflix Bantah Ingin Beli The Weinstein Company

Rep: Dwina Agustin/ Red: Elba Damhuri
digitaltveurope.net
Netflix
Netflix

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Setelah serangkaian tuduhan pelecehan seksual yang terjadi pada Harvey Weinstein, The Weinstein Company (TWC) mengalami kejatuhan. Perusahan tersebut dikabarkan sedang mencari pemilik baru.

Beredar kabar jika salah satu streaming film Netflix melirik perusahan pendanaan besar di Hollywood. Kabar tersebut pun nyatanya tidak benar dengan bantahan langsung oleh pemimpin Netflix.
 
"Sangat tidak mungkin bagi kami untuk menjadi penawar bagi perusahaan," kata CEO Netflix Reed Hasting dikutip dari //Thewrap//, Sabtu (21/10).
 
Sementara pangsa pasar Netflix sebesar 87 miliar dolar akan memungkinkannya untuk dengan mudah menyerap bisnis TV dan perpustakaan film TWC, yang hampir pasti terjual kurang dari 1 miliar dolar. Raksasa streaming tersebut tidak memiliki kebutuhan mendesak untuk melakukan akuisisi pada perusahan tersebut.
 
Netflix memang memiliki kesepakatan lisensi untuk konten TWC. Hanya saja, kepala konten Netflix Ted Sarandos menyatakan, tidak ada ketertarikan lain untuk melakukan langkah-langkah lainnya. Sarandos tidak menunjukkan apa yang akan terjadi pada kesepakatan tersebut di masa depan.
 
"Bisnis kami di Perusahaan Weinstein sangat dekat. Kami memiliki kesepakatan pada film mereka pasca-teater, dan beberapa kesepakatan televisi dengan kedua jendela mereka," kata Sarandos.