Jumat , 25 Oktober 2013, 15:30 WIB

Dua Perusahaan Asing Realisasikan Investasi di Batam

Red: Nidia Zuraya
Reuters/Leonhard Foeger
Investasi (ilustrasi)
Investasi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Dua perusahaan asing merealisasikan investasi sebesar 1,84 juta dolar AS, sementara 10 perusahaan gabungan dengan pengusaha dalam negeri ingin berinvestasi senilai 29 juta dolar AS di Kawasan Pelabuhan Perdagangan Bebas Batam. "Dua perusahaan itu menanamkan investasinya dalam bidang pipa baja dan besi. Sementara satu perusahaan di bidang interior perkapalan," kata Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam Ilham Eka Hartawan di Batam, Jumat (25/10).

Ia mengatakan, sektor perkapalan dan penunjang perkapalan serta pipa menjadi sektor yang banyak diminati investor asing. "Potensi investasi bisang tersebut sepertinya masih menjanjikan, karena itu banyak yang berinvestasi," kata dia.

Untuk 10 perusahaan yang menyampaikan keinginan investasi bergerak di bidang perhotelan, pengolahan barang dari plastik, pakaian jadi, penglolahan logam dan barang logam, akan mampu menyerap 716 orang tenaga kerja lokal. Negara asal perusahaan tersebut, kata dia, Singapura, India, dan Cina yang sebagian juga menggandeng pengusaha lokal.

"Kami belum tahu kapan itu direalisasikan, namun dengan keinginan mereka untuk menanamkan investasi di Batam menunjukkan kondisi Batam masih kondusif dan menjadi pilihan utama investasi," kata Ilham.

Sejak Januari 2013 lalu sudah sekitar 80 perusahaan asing baru yang berminat berinvestasi. Mereka menganggap Batam masih kondusif untuk pengembangan industri. Investor yang berminat investasi di Batam berasal dari Cina, Taiwan, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura. Ada juga berasal dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan negara-negara di Eropa termasuk Eropa Timur. "Delegasi Afrika Selatan bahkan sudah beberapa kali datang ke Batam dan melakukan pembicaraan dengan Kepala BP Batam," kata dia.

Sumber : Antara