Jumat, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 Februari 2018

Jumat, 7 Jumadil Akhir 1439 / 23 Februari 2018

Harga Minyak Dunia Turun, Ini Sebabnya

Rabu 09 Agustus 2017 08:04 WIB

Red: Nur Aini

Kilang minyak

Kilang minyak

Foto: VOA

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Harga minyak dunia berakhir melemah lagi pada perdagangan Selasa (8/8), karena para investor mengkhawatirkan kenaikan produksi dari eksportir-eksportir minyak utama.

Harga patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, turun 0,22 dolar AS menjadi menetap di 49,17 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, harga patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober, berkurang 0,23 dolar AS menjadi ditutup pada 52,14 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Produksi dari lapangan Sharara Libya kembali normal setelah sempat terganggu sebelumnya, menurut laporan media Selasa (8/8). Lapangan terbesar di negara ini, telah memproduksi sekitar 270 ribu barel per hari. Selain itu, total produksi Libya mencapai 1,03 juta barel per hari pada Juli, menurut survei terbaru Reuters.

Para analis mengatakan investor khawatir bahwa upaya produsen-produsen minyak utama saat ini untuk mengekang produksi mereka mungkin tidak cukup untuk menyeimbangkan pasar. Pejabat-pejabat dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara-negara non-OPEC bertemu di Abu Dhabi pada Senin (7/8) dan Selasa (8/8) untuk membahas cara-cara untuk menerapkan kepatuhan sesuai dengan kesepakatan pemotongan produksi.

Produsen-produsen minyak utama telah sepakat untuk mengurangi pasokan sebesar 1,8 juta barel per hari sampai Maret mendatang, untuk mengurangi kelebihan pasokan global yang telah bertahan selama sekitar tiga tahun.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Kondisi Setelah Putusnya Jembatan Sunut

Jumat , 23 Februari 2018, 15:00 WIB