Jumat , 16 June 2017, 09:47 WIB

Penjualan Wal-Mart Diprediksi Tumbuh Dua Kali Lipat

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nidia Zuraya
Flickr.com
Wal-Mart
Wal-Mart

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjualan online Wal-Mart Stores Inc diprediksi akan tumbuh dua kali lipat dari Amazon.com Inc pada tahun ajaran baru sekolah. Kenaikan penjualan ini disebabkan oleh strategi penawaran harga yang kompetitif dan pemasaran yang agresif.

Di sisi lain, bisnis Amazon telah mencapai kematangan dalam penjualan. "Dengan investasi baru dari Jet.com di Wal-Mart, saya menduga bahwa Wal-Mart pada dasarnya akan mampu meningkatkan pertumbuhan, mungkin dua kali lipat dari Amazon," ujar Chief Industry Analyst NPD Group Marshal Cohen dilansir Reuters, Jumat (16/6).

Tahun ajaran baru sekolah merupakan musim belanja terbesar kedua setelah liburan musim dingin. Hal ini menjadi sangat penting bagi industri ritel untuk meningkatkan penjualan.

Pada 2016, Wal-Mart mengakuisisi ritel wholesale online Jet.com senilai 3 miliar dolar AS. Akuisisi ini menambah diversifikasi produk dan juga dapat menjaring sekitar 40 ribu pelanggan.

Cohen mengatakan, diperkirakan Wal-Mart akan meningkatkan penjualan online antara 2-5 persen. Setelah mengakuisis Jet.com, penawaran online Wal-Mart meningkat dari 8 juta item pada awal 2016 menjadi lebih dari 20 juta item di akhir 2016.

Sementara, Amazon mempunyai lebih dari 300 juta produk. Upaya agresif Wal-Mart untuk bersaing dengan Amazon akan mendapatkan momentumnya. Penjualan online untuk Wal-Mart di Arkansas naik 63 persen pada kuartal 1/2017.

Penjualan online Wal-Mart mencapai sekitar 3 persen dari total penjualan perusahaan. Wal-Mart menargetkan pertumbuhan penjualan online bisa mencapai antara 20-30 persen pada paruh kedua 2017.