Selasa , 21 Maret 2017, 06:22 WIB

Orang Tua Terkaya di Dunia Meninggal pada Usia 101 Tahun

Rep: Fuji EP/ Red: Nidia Zuraya
Miliarder Amerika Serikat, David Rockefeller, meninggal pada usia 101 tahun pada Senin (20/3) waktu AS. Ia tercatat sebagai orang tua terkaya di dunia
Miliarder Amerika Serikat, David Rockefeller, meninggal pada usia 101 tahun pada Senin (20/3) waktu AS. Ia tercatat sebagai orang tua terkaya di dunia

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Juru bicara Rockefeller Brothers Fund mengatakan miliarder David Rockefeller meninggal dunia di usia 101 tahun pada Senin (20/3) pagi waktu setempat. Penyebab kematiannya diduga karena gagal jantung.

Sebagai cucu dari John D Rockefeller, David Rockefeller lahir dari keluarga yang sangat kaya raya. Dia adalah anak bungsu dari lima anak dari John D Rockefeller Jr. Kakeknya merupakan pendiri perusahaan minyak Standard Oil sekaligus miliarder pertama di Amerika Serikat.

Menurut Forbes, kekayaan David Rockefeller mencapai 3,3 miliar dolar AS sampai saat kematiannya. Jumlah kekayaan yang fantastis tersebut membuat dia menjadi orang tua terkaya di dunia.  

Menurut juru bicara keluarga Rockefeller, Fraser P Seitel, David Rockefeller meninggal saat tidur pada Senin (20/3) pagi di rumahnya di Poncantico Hills, New York, Amerika Serikat. Penyebab kematiannya karena gagal jantung kongestif.

"Barbara dan saya sangat sedih mendengar bahwa teman baik kami, David Rockefeller telah pergi dari bumi yang baik ini," kata mantan Presiden AS, George HW Bush menyampaikan belasungkawanya. 

Menurutnya, banyak yang tahu David Rockefeller adalah dermawan yang sangat murah hati. Kebaikannya sangat banyak. 

Sebagaimana dilansir dari CNN Money pada Selasa (21/3), David Rockefeller pensiun pada tahun 1980 sebagai CEO dan Pimpinan Chase Manhattan Bank setelah hampir hampir 35 tahun berkiprah di bank. Tapi, dia terkenal karena kegiatan amalnya yang sangat banyak.

Dia menyumbangkan sekitar 2 miliar dolar AS untuk berbagai lembaga. Lembaga-lembaga yang mendapat sumbangan darinya di antaranya, Universitas Rockefeller, Universitas Harvard, Museum Seni Modern, Rockefeller Brothers Fund dan Dewan Hubungan Luar Negeri. 

David Rockefeller juga mendirikan Komisi Trilateral, sebuah organisasi yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama antara negara-negara Amerika Utara, Eropa Barat dan Jepang.

Pada perayaan ulang tahunnya yang ke-100 pada 2015. David Rockefeller menyumbangkan lebih dari 1.022 hektare tanah miliknya di Seal Harbor, Maine. Tanah tersebut diberikan kepada Mount Desert Island Land dan Garden Preserve.

David Rockefeller adalah cucu terakhir dari John D Rockefeller yang masih hidup sampai usia ke-101 tahun. Kakeknya mendirikan Kerajaan bisnis Standard Oil, sekarang sudah mencakup perusahaan Exxon Mobil (XOM) dan Chevron (CVX).

Banyak anggota keluarga Rockefeller tertarik ke dunia politik daripada dunia bisnis. Saudara David Rockefeller, Nelson pernah menjabat sebagai gubernur New York. 

Saudaranya yang lain, Winthrop, menjabat sebagai gubernur Arkansas. David Rockefeller juga memiliki keponakan, Jay Rockefeller yang menjabat sebagai senator AS dari West Virginia.

David Rockefeller lulus dari Harvard pada tahun 1936 dan menerima gelar doktor di bidang ekonomi dari University of Chicago pada tahun 1940. Dia kemudian bertugas sebagai tentara pada Perang Dunia II sebelum bekerja di Chase Bank, yang kemudian menjadi JP Morgan Chase.

Di bawah kepemimpinannya, Chase adalah bank AS pertama yang membuka kantor cabang di Uni Soviet dan Cina. Pada 1974, Chase Bank juga membuka kantor perwakilan di Mesir setelah krisis Suez tahun 1956. Dia juga merupakan tokoh dibalik berdirinya gedung ke World Trade Center di New York City.

Sumber : BBC

Berita Terkait