Senin, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 Januari 2018

Senin, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 Januari 2018

Departemen Kehakiman AS Diminta Umumkan Dakwaan Peretasan Yahoo

Kamis 16 Maret 2017 00:32 WIB

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Budi Raharjo

Yahoo

Yahoo

Foto: ap

REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON -- Para pejabat Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) diharapkan untuk mengumumkan dakwaan tersangka peretasan pada Yahoo Inc, Rabu (15/3).

Laki-laki yang diduga sebagai pelaku tinggal di Rusia dan Kanada. Seorang sumber mengatakan, pelaku yang tinggal di Kanada jauh lebih memungkinkan untuk ditangkap dibanding Rusia. Sebab Rusia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan AS.

Sayangnya tidak bisa segera diketahui apakah kelompok tersebut diduga terlibat peretasan data sekitar 1 miliar pengguna Yahoo atau peretasan 500 juta akun email lainnya.

Dakwaan pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg News. Namun, Yahoo dan Departemen Kehakiman AS menolak berkomentar.

Dua peretasan terbesar dan banyak dikritik karena lambatnya penanganan oleh Yahoo memaksa diskon 350 juta dolar AS dalam kesepakatan 4,83 miliar dolar AS untuk menjual aset utama Yahoo kepada Verizon Communications Inc.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES