Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

ThyssenKrupp Jerman Akan Bangun Pabrik Semen di Indonesia

Jumat, 22 Maret 2013, 05:05 WIB
Komentar : 0
Guardian.co.uk
ThyssenKrupp Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, FRANKFRUT -- Raksasa industri berat Jerman ThyssenKrupp, mengatakan telah memenangkan kontrak senilai 250 juta dolar AS (194 juta euro) untuk membangun pabrik semen untuk Holcim Group, Swiss, di Indonesia.

"ThyssenKrupp Polysius telah memenangkan kontrak dari Holcim Indonesia untuk membangun pabrik semen kedua dekat kota Tuban di pantai utara Pulau Jawa," kata perusahaan Jerman dalam sebuah pernyataan, Kamis (21/3).

Sebuah pabrik semen pertama saat ini sedang dibangun di Tuban, yang dijadwalkan akan mulai beroperasi pada 2013. Pabrik kedua akan memulai produksi pada 2015, katanya.

Kedua pabrik tersebut masing-masing akan memiliki kapasitas 1,7 juta ton semen per tahun, kata pernyataan itu. Pasar semen di Indonesia diperkirakan tumbuh pada tingkat dua digit pada 2013.

Dengan kapasitas produksi 8,2 juta ton per tahun Holcim Indonesia adalah salah satu dari tiga produsen semen utama di negara tersebut, kata ThyssenKrupp.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara/ AFP
1.020 reads
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...