REPUBLIKA.CO.ID, TORONTO -- Saham Blackberry melompat tinggi setelah pabrikan smartphone tersebut menyatakan telah mendapatkan pesanan satu juta Blackberry 10 dan segera dikapalkan.
Perusahaan yang mengganti nama dari Research in Motion (RIM) menjadi Blackberry ini mencatat penguatan saham sebesar 8 persen di indeks Nasdaq menjadi 15,62 dolar AS.
Sedangkan harga saham Blackberry di indeks Toronto menguat 8,3 persen menjadi 16,06 dolar Kanada.
Perusahaan yang berbasis di Waterloo, Ontario ini menyatakan pemesanan ini merupakan sinyal positif bagi perseroan. Permintaan sebesar satu juta unit ini menjadi pemesanan terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah Blackberry, dan menunjukkan permintaan yang kuat untuk Z10.
Blackberry Z10 telah diluncurkan di 20 negara termasuk Indonesia. Blackberry Z10 dinilai akan mampu mencuri perhatian pasar dengan sistem operasi barunya, Blackberry 10.