Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Denda Dipangkas, Saham Samsung Naik

Senin, 04 Maret 2013, 08:07 WIB
Komentar : 0
Reuters
Apple iPad (kiri) dan Samsung Tablet (kanan)

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Saham Samsung Electronics Co naik 1,1 persen pada perdagangan Senin (4/3). Ini setelah pengadilan AS memutuskan untuk memangkas denda perseroan atas Apple. Saham Samsung yang diperdagangkan meningkat 0,7 persen setelah satu menit pembukaan pasar.

Sebelumnya Samsung diputuskan bersalah setelah melanggar paten Apple, akhir pekan lalu. Samsung wajib membayar denda senilai 1,05 miliar dolar AS berdasarkan keputusan pengadilan California pada 2012.

Namun hakim federal AS memutuskan untuk memangkas denda tersebut hingga 40 persen. Hakim menilai juri telah salah melakukan penghitungan denda.

"Kami puas pengadilan memangkas hampir 450 juta dolar AS," ujar juru bicara Samsung Lauren Restuccia, seperti dilansir Reuters, Senin (4/3).

Samsung masih terus berusaha untuk menekan lagi denda yang harus dibayarkan perseroan. 

Perseteruan ini telah dimulai sejak 2011 ketika Samsung dituduh telah meniru gadget keluaran Apple. Samsung akhirnya melakukan gugatan balik atas pencurian paten milik perseroan. 

Sampai saat ini kedua raksasa teknologi tersebut hidup tidak akur.

Pada Agustus 2012 juri memutuskan Samsung telah melanggar enam dari tujuh paten Apple. Sebaliknya, Apple sama sekali tidak melanggar paten Samsung. Samsung harus membayar denda hingga 1,05 miliar dolar AS atas pelanggaran tersebut. 

Sementara terkait pemangkasan, Apple menolak memberikan pernyataan.

Reporter : Friska Yolandha
Redaktur : Mansyur Faqih
1.603 reads
Harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...