Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Toyota Rebut Mahkota General Motors

Senin, 28 Januari 2013, 14:49 WIB
Komentar : 0
Reuters/Yuriko Nakao
A man walks past a Toyota Motor Corp logo outside its showroom in Tokyo, Japan. (file photo)

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Raksasa otomotif Jepang, Toyota  Motor Corporation, berhasil membukukan rekor penjualan dunia di 2012. Toyota mengatakan penjualan tahun lalu meningkat 22,6 persen menjadi 9,75 juta kendaraan.

Dengan capaian ini Toyota secara otomatis menggeser posisi General Motors dan berhasil merebut mahkota industri mobil terbesar dunia.

Selama ini predikat sebagai produsen mobil dengan penjualan terbanyak dari tahun 2008 hingga 2010 selalu dipegang Toyota. Baru pada tahun 2011, predikat tersebut lepas dari genggaman otomotif raksasa Jepang ini. Pada tahun lalu, Toyota hanya menempati urutan ketiga setelah General Motors dan Volkswagen.

Sepanjang 2012 lalu, General Motors hanya berhasil membukukan penjualan sebanyak 9,28 juta kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 2,9 persen dibandingkan 2011. Sementara penjualan Volkswagen pada tahun lalu hanya mencapai 9,07 juta kendaraan atau naik 11,2 persen dibandingkan tahun 2011.

Naiknya penjualan Toyota tidak terlepas dari meningkatnya permintaan mobil pick-up. Penjualan mobil jenis pick-up yang kuat di Amerika Utara membantu penjualan, mengimbangi lemahnya permintaan di Eropa dan dampak dari sengketa diplomatik Tokyo-Beijing, yang memicu boikot konsumen Cina terhadap barang-barang Jepang.

Pada November 2012, Toyota menaikkan proyeksi keuntungan dari 760 miliar yen menjadi 780 miliar yen atau sekitar 8,57 miliar dolar AS untuk tahun fiskal hingga Maret 2013.  Namun, dari sisi penjualan, Toyota memangkas targetnya dari semula 22 triliun yen menjadi 21,3 triliun yen.

Redaktur : Nidia Zuraya
Sumber : Reuters
760 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda