Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Putus Kontrak Sepihak, Yahoo Didenda 2,7 Milyar Dolar oleh Pengadilan Meksiko

Sabtu, 01 Desember 2012, 13:22 WIB
Komentar : 0
AP
Markas Yahoo di California, Amerika Serikat

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANSISCO--Yahoo dalam keterangan yang dirilis Jumat (30/11) diperintahkan oleh Pengadilan Meksiko untuk membayar denda sebesar 2,7 milyar dolar. Vonis itu dijatuhkan atas gugatan berupa pembatalan kontrak secara sepihak oleh Yaoo dan kerugian yang dialami layanan yellow pages negara tersebut.

Raksasa internet Amerika Serikat itu dalam pernyataannya menyatakan meykini klaim para penggugat tak berdasar dan akan berupaya sekuat tenaga untuk melakukan banding. Dalam pernyataan tersebut, perusahaan yang berbasis di California itu juga menyertakan beberapa detail.

Menurut Yahoo, Pengadilan Sipil ke-49 di Distrik Federal Kota Meksiko telah memasukkan keputusan non-final atas denda 2,7 juta dolar terhadap Yahoo dan Yahoo de Mexico di kasus tersebut.

Kasus gugatan hukum tersebut diajukan oleh  Worldwide Directories SA de CV dan Ideas Interactivas, dengan isi utama berupa klaim pemutusan kontrak sepihak, cedera janji dan kerugian akibat pemutusan kontrak dalam layanan daftar yellow pages.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : AP
784 reads
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...