Jumat , 15 December 2017, 11:20 WIB

Ketua MPR Pimpin Deklarasi Sejuta Wakaf untuk Indonesia

Rep: Amri Amrullah/ Red: Agus Yulianto
MPR RI
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Penasehat Dompet Dhuafa Parni Hadi, Pimpinan Ponpes Tebuireng Gus Sholah dan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh meresmikan gerakan Sejuta Wakaf untuk Indonesia.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Penasehat Dompet Dhuafa Parni Hadi, Pimpinan Ponpes Tebuireng Gus Sholah dan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh meresmikan gerakan Sejuta Wakaf untuk Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gerakan Sejuta Wakif Untuk Indonesia yang diselenggarakan Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia, dideklarasikan. Acara diselenggarakan di Grand Sahid Jaya, Kamis (14/12), langsung dipimpin Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Acara ini dihadiri para donatur, wakif dan muzakki dari berbagai institusi, lembaga negara maupun perseorangan. Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan, pentingnya wakaf sebagai ikhtiar melawan kemiskinan dan kesenjangan. "Masalah utama kita adalah kesenjangan, mulai dari kaya - miskin, Jawa luar Jawa, sampai kesenjangan lahan," ujarnya.

Dikatakan Zulkifli, Gerakan Sejuta Wakaf ini adalah merintis jalan sejahtera bersama. Kepada para donatur yang hadir, Zulhasan menjelaskan amanat Pancasila khususnya Sila Keadilan sosial Bung Karno yang menyatakan bangsa ini berdiri di atas pilar kemakmuran bersama tanpa penindasan dan penghisapan. "Sejahtera bersama," ujarnya.

Karena itu, Zulkifli menyambut baik acara peluncuran sejuta wakif yang dilaksanakan dalam acara Indonesia Wakaf Summit 2017. "Saya mensitir pesan yang selalu disampaikan ayah saya, nak banyak-banyaklah memberi, karena harta yang kau berikan itu sesungghuhnya harta yang sesungguhnya milikmu. Sementara harta yang kau simpan akan kau tinggalkan", kata Zulhasan menutup pembicaraan.

Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Penasehat Dompet Dhuafa Parni Hadi, Pimpinan Ponpes Tebuireng Gus Sholah dan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh.