Rabu , 17 Mei 2017, 17:08 WIB

Mahasiswa IPB Deklarasikan Diri Sebagai Generasi Muda Zakat

Rep: dadang kurnia/ Red: Dwi Murdaningsih
Republika/ Tahta Aidilla
Petugas sedang melayani pembayar zakat di Baznas, Jakarta, Rabu (1/4).
Petugas sedang melayani pembayar zakat di Baznas, Jakarta, Rabu (1/4).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Mahasiswa IPB mendeklarasikan diri sebagai generasi muda zakat di IPB International Convention Center, Selasa (16/5). Mereka berkomitmen mengembangkan zakat dan menggerakkan pembangunan ekonomi sesuai dengan syariat Islam di kalangan generasi muda.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kemudian merespons positif deklarasi yang dilakukan para mahasiswa tersebut. Perwakilan Baznas yang hadir dalam acara tersebut, Nana Mintarti kemudian mengingatkan para mahasiswa untuk tidak ragu menjadi amil zakat.

Nana melanjutkan, Baznas saat ini sedang  menyusun standar kualifikasi nasional untuk profesi amil zakat. "Insya Allah amil zakat akan menjadi satu pilihan lapangan kerja. Jadilah amil zakat profesional dan kompeten," kata Nana dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (17/5).

Nana kemudian berharap, para alumni ekomoni syariah tidak melulu mencari pekerjaan di bidang perbankan. Sebab, menurutnya bidang perzakatan pun menunggu keahlian mereka.

"Para alumni ekonomi syariah tidak melulu di perbankan. Perzakatan menunggu kiprah para alumni ekonomi syariah. Kami menanti para pemikir dalam kiprahnya untuk umat," ucap Nana.