Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

BWA Salurkan Wakaf 2.000 Alquran di Karawang

Jumat, 15 Maret 2013, 11:37 WIB
Komentar : 0
bwa
Badan Wakaf Al-Quran (BWA) telah merealisasikan program Alquran Road Trip di Karawang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Wakaf Al-Quran (BWA) telah merealisasikan program Alquran Road Trip di Karawang pada Februari 2013.

Salah satu agenda dalam program tersebut menggelar Tabligh Akbar di desa Kalangsari, Rengasdengklok, Karawang, bekerja sama dengan Pondok Pesantren Riyadhul Ahkam pada Kamis (21/2).

Dalam acara tersebut, BWA secara simbolis menyalurkan dua ribu Alquran wakaf kaum Muslimin yang dihimpun selama Desember 2012-Februari 2013 kepada pesantren dan majelis taklim di Karawang. Adapun Tabligh Akbar diisi oleh ustadz Harry Moekti, dai mantan artis.

Ratusan masyarakat dari berbagai lapisan dan berbagai daerah di Karawang datang berbondong-bondong memenuhi lokasi Tablig Akbar. Shalawat yang diiringi dengan tabuhan rebana ikut memeriahkan acara.

Meski malam semakin larut, tetapi masyarakat tetap antusias mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh mantan rocker yang ngetop di era 80-an ini.

“Alquran bukan sekedar dibaca dan dihafal, tetapi juga wajib dilaksanakan isinya,” demikian pesan kang Harry.

Turut hadir pimpinan Pondok Pesantren Riyadhul Ahkam, KH Zezen Mustakhori, tokoh Majelis Taklim Qiyamullail ustaz M Irda, tokoh Majelis Taklim Nurul Huda H Kasmo, tokoh Majelis Taklim Sirojul Istiqlal ustadz Wakim, dan para tokoh masyarakat lainnya.

Hadir pula Kepala Desa Kalangsari Tetty Firdaus. Dalam sambutannya ia mengatakan, “Semoga Alquran yang diberikan oleh BWA dan para wakif dapat membantu daerah kami khususnya dan daerah karawang pada umumnya dalam mempelajari Alquran.”

Klik disini untuk bergabung

(adv)

Redaktur : Heri Ruslan
922 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...